Menu

Mode Gelap
Jusuf Kalla Dukung Milad Ke-11 PRIMA DMI dan Peluncuran Halal Center untuk Percepat Wajib Halal 2026 Melayu Murka! Laskar Melayu Bersatu Kepri Kota Batam: “Hina Marwah Kami, Siap Kami Lawan!” ::: Kisah Pak Am di Tanah Suci: Romantisme, Kursi Roda, & Ruang Maaf pada Istri Tercinta Hadiri Sannipata Waisak 2570 BE, Wali Kota Lis Ajak Masyarakat Perkuat Kerukunan dan Perdamaian Dugaan Penggunaan Kapal Patroli Imigrasi untuk Kepentingan Pribadi Jadi Sorotan, Publik Minta Klarifikasi Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belakang Padang Umumkan Penyesuaian Jadwal Pelayanan dalam Rangka Hari Lahir Pancasila Tahun 2026

Dunia

Iran Sebut Tiga Poin Proposal Gencatan Senjata Dilanggar Jelang Negosiasi dengan AS

badge-check


					Foto: Iran’s Parliament Speaker Mohammad Bagher Ghalibaf. Images regenerated by Gemini AI Perbesar

Foto: Iran’s Parliament Speaker Mohammad Bagher Ghalibaf. Images regenerated by Gemini AI

AskaraNews.Com. Teheran-Iran menyatakan bahwa tiga klausul penting dalam proposal gencatan senjata telah dilanggar menjelang rencana perundingan dengan Amerika Serikat yang dijadwalkan berlangsung di Islamabad, Pakistan, pada Jumat mendatang. Kondisi ini dinilai membuat peluang tercapainya kesepakatan damai semakin tidak realistis.

 

Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, pada Rabu (waktu setempat) mengungkapkan bahwa pelanggaran tersebut mencakup tiga hal utama, yakni pelanggaran gencatan senjata di Lebanon, masuknya drone asing ke wilayah udara Iran, serta penolakan terhadap hak Iran untuk melakukan pengayaan uranium.

 

Dalam pernyataannya di media sosial X, Ghalibaf menegaskan bahwa situasi tersebut menunjukkan ketidakkonsistenan pihak lawan dalam mematuhi kesepakatan awal. Ia menyebut, dalam kondisi seperti ini, pembicaraan bilateral maupun penerapan gencatan senjata menjadi tidak masuk akal untuk dilanjutkan.

 

Sementara itu, sumber dari Pakistan menyebutkan bahwa delegasi Iran tetap dijadwalkan berangkat ke Islamabad untuk mengikuti perundingan. Delegasi tersebut akan dipimpin langsung oleh Ghalibaf bersama Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi.

 

Di sisi lain, sempat muncul ketidakpastian terkait kehadiran delegasi Iran. Utusan Iran untuk Pakistan diketahui menghapus unggahan di media sosial yang sebelumnya menyebutkan bahwa rombongan Iran akan tiba di Islamabad pada Kamis malam menjelang perundingan yang dimediasi Pakistan.

 

Duta Besar Iran untuk Pakistan, Reza Amiri Moghadam, dalam unggahan terpisah di X menyatakan bahwa Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, tetap menyambut baik rencana kedatangan delegasi Iran untuk melakukan “pembicaraan serius”. Namun, ia juga mengakui adanya skeptisisme akibat pelanggaran gencatan senjata yang berulang, khususnya oleh pihak Israel.

 

Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi apakah negosiasi antara Iran dan Amerika Serikat akan tetap berlangsung sesuai jadwal di tengah meningkatnya ketegangan dan saling tuding pelanggaran kesepakatan.

 

Baca Lainnya

Gubernur Ansar Resmikan Tambatan Perahu Nelayan Teluk Umah, Komitmen Perkuat Sektor Perikanan dan Kesejahteraan Nelayan

30 Mei 2026 - 14:22 WIB

Mal Pelayanan Publik Karimun Diresmikan, Percepat Pelayanan, Perkuat Daya Saing Daerah Kepulauan

29 Mei 2026 - 10:32 WIB

Menteri Bappenas Kagumi Budaya dan Potensi UMKM Kepulauan Riau

28 Mei 2026 - 20:11 WIB

Gedung Pendukung Proyek Konversi Energi Angin menjadi Listrik Pertama di Indonesia Diresmikan di Kota Batam

28 Mei 2026 - 19:57 WIB

Prabowo Serah-Terimakan Alutsista Baru ke TNI, Ada Pesawat Jet Tempur Rafale hingga Senjata Pintar

18 Mei 2026 - 19:53 WIB

Trending di Nasional