Menu

Mode Gelap
Pemko Batam Perkuat Peran RT/RW untuk Edukasi Dalam Kepatuhan Bayar Pajak Kendaraan Bermotor Pemko Batam Ajak Warga Kibarkan Merah Putih dan Gunakan Logo Resmi HUT Ke-81 RI BP Batam Pastikan Perbaikan Jalan Gajah Mada Hadirkan Jalan yang Lebih Berkualitas dan Nyaman, Pengguna Jalan Dihimbau Senantiasa Berhati-hati Investasi Batam Tumbuh 62,75 Persen, Ciptakan 40.943 Lapangan Kerja Pemprov Kepri Bangun Kanal Banjir di Kampung Purwodadi Bintan Timur Kepala Kantor Imigrasi Belakang Padang Hadiri Serah Terima Jabatan dan Pisah Sambut Kepala Rumah Detensi Imigrasi Pusat Tanjung Pinang

Batam

Akurasi Data Jadi Kunci, Li Claudia Dorong Integrasi Data Kependudukan Batam

badge-check


 Akurasi Data Jadi Kunci, Li Claudia Dorong Integrasi Data Kependudukan Batam Perbesar

AskaraNews.Com. Batam-Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menginstruksikan pembentukan satuan tugas (satgas) khusus untuk merapikan dan menyinkronkan data kependudukan di Kota Batam.

Instruksi tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) serta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait di Kantor BP Batam, Senin (6/4/2026).

Li Claudia menegaskan, integrasi data antar-OPD menjadi langkah penting agar program pemerintah dapat berjalan tepat sasaran, khususnya dalam menekan angka kemiskinan dan pengangguran.

Ia meminta Disdukcapil menjadi satu-satunya rujukan data kependudukan. Dengan demikian, tidak ada lagi perbedaan data antarinstansi.

“Disdukcapil harus menjadi sumber data utama. Tidak boleh lagi ada OPD yang menggunakan data masing-masing. Semua harus terintegrasi dan sinkron agar kebijakan publik benar-benar berbasis data yang akurat,” tegasnya.

Menurutnya, sistem aplikasi terintegrasi perlu segera dibangun untuk menggabungkan berbagai data, mulai dari laporan kematian, data penduduk aktif, hingga perpindahan penduduk dalam satu sistem terpadu.

Pembenahan data akan difokuskan pada wilayah dengan jumlah penduduk tinggi. Kecamatan Sagulung, Batam Kota, dan Bengkong menjadi prioritas awal dalam proses perapian data tersebut.

Selain itu, camat dan lurah diminta turun langsung ke lapangan untuk memvalidasi data domisili warga, termasuk mendata penduduk nonpermanen. Langkah ini dilakukan guna meningkatkan akurasi data yang saat ini berada di kisaran 85 persen.

Data kependudukan yang bersih dan akurat nantinya akan menjadi dasar berbagai program strategis pemerintah. Di antaranya penentuan kuota sekolah serta distribusi seragam gratis bagi siswa SD dan SMP.

Tidak hanya itu, data tersebut juga akan dimanfaatkan untuk memverifikasi penerima bantuan iuran (PBI) serta pelayanan administrasi kependudukan lainnya.

“Saya ingin pertumbuhan ekonomi dan realisasi investasi yang tinggi sejalan dengan penurunan angka kemiskinan dan pengangguran. Kuncinya satu, data harus rapi dan valid,” ujar Li Claudia.

Rapat tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kota Batam, Kamaluddin, bersama sejumlah anggota DPRD sebagai bentuk pengawasan terhadap

Baca Lainnya

Pemko Batam Perkuat Peran RT/RW untuk Edukasi Dalam Kepatuhan Bayar Pajak Kendaraan Bermotor

29 Juli 2026 - 06:07 WIB

Pemko Batam Ajak Warga Kibarkan Merah Putih dan Gunakan Logo Resmi HUT Ke-81 RI

29 Juli 2026 - 06:01 WIB

BP Batam Pastikan Perbaikan Jalan Gajah Mada Hadirkan Jalan yang Lebih Berkualitas dan Nyaman, Pengguna Jalan Dihimbau Senantiasa Berhati-hati

29 Juli 2026 - 01:26 WIB

Investasi Batam Tumbuh 62,75 Persen, Ciptakan 40.943 Lapangan Kerja

28 Juli 2026 - 15:38 WIB

Amsakar-Li Claudia Apresiasi Sinergi PLN Batam dan Altiva, Perkuat Ekosistem Data Center di Batam

28 Juli 2026 - 10:02 WIB

Trending di Batam