Goro ASN Pemko Tanjungpinang Mulai Ditiru Warga, Kini Jadi Kebiasaan Sekda Zulhidayat apresiasi Kodaeral IV mempercantik Pulau Penyengat. KB Gratis di 8 Puskesmas Tanjungpinang hingga 22 September, Ada IUD dan Implan Generasi Merdeka Hadir di Tengah Warga Cilegon,Erupsi Anak Gunung Krakatau Bagikan Masker dan Nasi Kotak, Hadir Jumat Berkah Musancab PKB Brebes: Meneguhkan Kemenangan Politik Tahun 2029 HIMASAL Brebes dalam Tarikan Nafas Khidmat Masyayekh Lirboyo

Pemko Batam

Advokasi GERMAS SAPA 2026, Pemko-BPOM Perkuat Komitmen Keamanan Pangan

badge-check


 Sekda Batam, Firmansyah, membuka GERMAS SAPA Tahun 2026 di Kantor Wali Kota Batam, Senin (6/4/2026). Perbesar

Sekda Batam, Firmansyah, membuka GERMAS SAPA Tahun 2026 di Kantor Wali Kota Batam, Senin (6/4/2026).

AskaraNews.Com. Batam- Pemerintah Kota Batam terus memperkuat upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui penguatan keamanan pangan. Komitmen tersebut ditandai dengan pembukaan Advokasi Program Gerakan Masyarakat Sadar Pangan Aman (GERMAS SAPA) Tahun 2026 oleh Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, di Kantor Wali Kota Batam, Senin (6/4/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pangan yang aman, bermutu, dan layak konsumsi. Program ini diimplementasikan melalui Gerakan Keamanan Pangan Desa/Kelurahan (GKPD) serta Sekolah yang Melaksanakan Pembudayaan Keamanan Pangan (SAPA Sekolah).

Sebagai bentuk komitmen, Pemerintah Kota Batam turut menandatangani kesepakatan bersama dengan BPOM. Penandatanganan ini juga melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) serta pemangku kepentingan terkait sebagai wujud sinergi lintas sektor dalam memperkuat sistem keamanan pangan di Batam.

Dalam arahannya, Firmansyah menegaskan bahwa keamanan pangan merupakan fondasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia. Ia menekankan bahwa upaya ini harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga, sekolah, hingga lingkungan sekitar.

“Pangan aman bukan pilihan, melainkan keharusan. Kelalaian hari ini dapat berdampak besar di masa depan,” ujarnya.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, BPOM, serta seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam memastikan edukasi dan pengawasan pangan berjalan optimal dan berkelanjutan.

Ia menambahkan, kualitas generasi yang sehat akan berbanding lurus dengan percepatan pembangunan daerah.

“Jika generasi kita sehat, pembangunan Batam akan bergerak lebih cepat, kuat, dan berdaya saing,” kata dia.

Firmansyah juga mendorong seluruh peserta agar tidak hanya memahami materi yang disampaikan, tetapi mampu mengimplementasikannya secara nyata di lingkungan masing-masing.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap keamanan pangan semakin meningkat, sekaligus memperkuat kapasitas dalam memilih, mengelola, dan mengawasi pangan yang dikonsumsi sehari-hari. Dengan komitmen lintas sektor yang terus diperkuat, Batam diharapkan dapat menjadi daerah dengan budaya keamanan pangan yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Baca Lainnya

Buka Mubes PK NTT Batam, Amsakar Tekankan Keberagaman Harus Jadi Kekuatan

12 September 2026 - 09:54 WIB

Amsakar: GMPP Harus Jadi Jembatan Masyarakat Pesisir dan Pemerintah

12 September 2026 - 09:37 WIB

BP Batam Perkuat Promosi KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam di Medical Fair Asia 2026

12 September 2026 - 07:36 WIB

Video Warga Batam di Kamboja Beredar: Keluarga Diminta Lapor, Pemko Koordinasi dengan Kemlu dan BP2MI

11 September 2026 - 14:57 WIB

LAM Kota Batam: Do’a selamat dan Do’a Arwah Sempena Hari Jadi LAM Yang Ke-26

11 September 2026 - 12:31 WIB

Trending di Batam