Menu ✖

Mode Gelap
SAKKTI, Dari Aduan Menjadi Tindakan: Kecamatan Tanjungpinang Timur Perkuat Respons Pengaduan Masyarakat Sahabat Coffee CEO Hadir di Tanjungpinang, Wawako Ariza Dukung Pertumbuhan UMKM Audiensi MPIG Siput Gonggong, Lis Harap MPIG Perluas Peran, Kaji dan Lestarikan Biota Laut Kepri Pemko-BP KPBPB Perkuat Sinergi Akselerasi Investasi dan Pengembangan Kawasan FTZ Tanjungpinang WNI yang Berkacamata Bisa Masuk TNI/Polri, Menko Polkam: Asal Pintar Gubernur Ansar Promosikan Pariwisata Kepri di Hadapan Himpunan Pramuwisata Indonesia

Anambas

Bupati Aneng Ingatkan Tantangan Gen Z di Era Digital, Kreatif Tapi Rentan Tekanan Mental

badge-check


 Bupati Aneng Ingatkan Tantangan Gen Z di Era Digital, Kreatif Tapi Rentan Tekanan Mental Perbesar

AskaraNews.com,Anambas-Perkembangan teknologi digital yang begitu pesat turut membentuk karakter generasi masa kini, khususnya Generasi Z (Gen Z). Kelompok yang lahir sekitar tahun 1997 hingga 2012 ini dikenal adaptif, kreatif, dan dekat dengan teknologi, namun di sisi lain menghadapi tantangan serius, terutama dalam aspek kesehatan mental.

Di Kepulauan Anambas, isu kesehatan mental Gen Z kini menjadi perhatian penting. Hal ini seiring meningkatnya tekanan sosial yang kerap muncul akibat penggunaan media digital secara intens.

Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, menilai Gen Z memiliki keunggulan dalam hal inovasi serta kemampuan beradaptasi dengan teknologi. Selain itu, mereka juga memiliki akses luas terhadap berbagai informasi.

Namun demikian, di balik kelebihan tersebut, Gen Z juga dinilai lebih rentan terhadap tekanan sosial, khususnya dari media sosial seperti Instagram dan TikTok.

“Gen Z ini luar biasa dalam hal inovasi dan kreativitas di media sosial. Tapi kita juga harus memperhatikan kondisi mental mereka jangan sampai terpapar tekanan digital,” kata Aneng.

Lebih lanjut, Aneng menyoroti bahwa kecemasan hingga depresi menjadi tantangan nyata yang dihadapi Gen Z di era digital saat ini. Oleh karena itu, ia menilai perlu adanya perhatian serius dari berbagai pihak.

Pendekatan edukasi serta pendampingan dinilai menjadi langkah penting untuk membantu Gen Z menghadapi tekanan tersebut. Selain itu, kolaborasi antara pemerintah, keluarga, dan institusi pendidikan juga sangat dibutuhkan.

Menurut Aneng, peran orang tua dan guru di sekolah menjadi kunci dalam menjaga keseimbangan kehidupan Gen Z. Mereka diharapkan mampu mengarahkan anak-anak untuk tidak hanya aktif di dunia digital, tetapi juga berinteraksi di dunia nyata.

Oleh karena itu, ia mengajak Gen Z untuk lebih aktif dalam kegiatan sosial di lingkungan sekitar, seperti organisasi kepemudaan, olahraga, serta aktivitas sosial lainnya.

“Pemerintah tentunya ingin Gen Z tidak hanya kreativitas dalam teknologi digital tetapi juga kuat secara mental menghadapi tantangan sosial,” ujarnya, kepada Ulasan.co Senin 30 Maret 2026.

Selain itu, Bupati Aneng berharap Gen Z dapat menjadi motor penggerak pembangunan daerah, khususnya di Kepulauan Anambas. Dengan memanfaatkan teknologi secara bijak, generasi ini dinilai mampu membawa perubahan positif.

Lebih jauh, kesadaran dari Gen Z sendiri menjadi faktor utama dalam menghadapi tantangan zaman. Dengan mental yang kuat, mereka diharapkan mampu berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah.

“Dengan kesadaran dari Gen Z itu sendiri maka mereka mampu menghadapi tantangan di era digital masa kini sehingga diharapkan mampu berkontribusi bagi kemajuan daerah Kepulauan Anambas,” kata Aneng mengakhiri.

Baca Lainnya

Bupati Aneng Sebut Kepri Terang Sentuh 14.340 Rumah Tangga Dalam Hari Jadi Kepri ke-24

25 September 2026 - 11:16 WIB

APBD Perubahan Kabupaten Anambas Tahun Anggaran 2026 Disetujui Sebesar Rp729 Miliar

25 September 2026 - 11:09 WIB

Seorang Pria di Anambas Ditemukan Meninggal Dunia, Diduga Bunuh Diri

20 September 2026 - 06:02 WIB

Kunjungan Presiden Prabowo ke Anambas Ditunda, Menunggu Jadwal Lanjutan

8 September 2026 - 08:55 WIB

Sosialisasi BBM Bersubsidi, Pemko Batam Soroti Akses Nelayan di Pulau-Pulau

20 Agustus 2026 - 06:50 WIB

Trending di Anambas