Menu

Mode Gelap
Investasi Batam Tumbuh 62,75 Persen, Ciptakan 40.943 Lapangan Kerja Pemprov Kepri Bangun Kanal Banjir di Kampung Purwodadi Bintan Timur Kepala Kantor Imigrasi Belakang Padang Hadiri Serah Terima Jabatan dan Pisah Sambut Kepala Rumah Detensi Imigrasi Pusat Tanjung Pinang Amsakar-Li Claudia Apresiasi Sinergi PLN Batam dan Altiva, Perkuat Ekosistem Data Center di Batam Tingkatkan Layanan Publik, Amsakar Resmikan Gedung Arsip dan Musala PN Batam Firmansyah: Budaya Baca Jadi Fondasi Membangun SDM Unggul dan Batam Madani

Bintan

Tim SAR Buru Jejak Sekoci Korban Kapal KM Makmur Jaya yang Hilang

badge-check


 Tim SAR Buru Jejak Sekoci Korban Kapal KM Makmur Jaya yang Hilang Perbesar

AskaraNews.com,Bintan-Detik-detik krusial tengah berlangsung di luasnya perairan Pulau Merapas, Bintan. Tim SAR gabungan kini tengah berpacu dengan waktu dan ganasnya arus laut untuk melacak keberadaan satu unit sekoci penyelamat yang membawa 9 nyawa Anak Buah Kapal (ABK) KM Makmur Jaya yang hingga kini masih hilang misterius.

Setelah 20 rekan mereka berhasil dievakuasi secara dramatis dari lambung kapal yang terbalik pada Minggu (8/3/2026), fokus pencarian kini beralih sepenuhnya pada titik koordinat 01∘00.584′N−105∘19.255’S

Sembilan orang tersebut dilaporkan terpisah dari kapal utama saat badai menghantam pada Minggu dini hari, meninggalkan tanda tanya besar mengenai posisi terakhir mereka di tengah laut lepas.

Basarnas Tanjungpinang tidak main-main dalam misi kemanusiaan ini. Kapal tangguh KN SAR Purworejo 101 telah dikerahkan dari Pos SAR Batam dengan membawa 22 personel rescuer terbaik. Kapal ini dijadwalkan menembus titik pencarian pada Senin pagi (9/3) pukul 06.30 WIB untuk melakukan penyisiran maraton sebelum cuaca kembali memburuk.

“Kami berpacu dengan pergerakan arus laut yang dapat menyeret sekoci lebih jauh dari lokasi kejadian (LKK). Tim akan melakukan penyisiran intensif dengan perhitungan radial 94 derajat dari Dermaga Sekupang,” tegas Fazzli, S.A.P., M.Si, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang.

Tragedi ini bermula saat KM Makmur Jaya yang bertolak dari Kampung Bugis menuju Pulau Pengibu dihantam gelombang tinggi pada Minggu pukul 04.00 WIB. Dalam situasi chaos tersebut:
Q
20 Orang bertahan hidup dengan memanjat lambung kapal yang terbalik (telah dievakuasi selamat).

9 Orang mencoba peruntungan dengan sekoci penyelamat, namun nahas, tali pengait terputus atau terseret arus hingga mereka hilang dari pandangan rekan-rekannya.

Operasi pencarian ini didukung penuh oleh kekuatan gabungan dari Pos AL Kijang, Polsek Bintan Timur, BPBD Bintan, hingga Polairud Bintan. Kehadiran KN SAR Purworejo 101 di lokasi diharapkan dapat mempercepat penemuan jejak sekoci tersebut.

Masyarakat dan kapal-kapal yang melintas di sekitar perairan Pulau Merapas juga diimbau untuk segera melaporkan jika melihat tanda-tanda keberadaan sekoci atau benda mencurigakan di laut.

Baca Lainnya

Ketua TP PKK Kabupaten Bintan Hadiri Puncak HKG PKK ke-54 Tingkat Nasional di Makassar

12 Juli 2026 - 19:46 WIB

Laga Penuh Drama, RSJKO EHD FC Menang Adu Penalti atas Kecamatan Bintan Utara

27 Juni 2026 - 12:37 WIB

Harumkan Nama Bintan, Miswanto Dianugerahi Penghargaan Kalpataru Adya 2026

13 Juni 2026 - 00:28 WIB

Bunda Literasi Bintan Buka Lomba Bertutur SD/MI Tahun 2026

13 Juni 2026 - 00:19 WIB

STV di Tambelan, Disdukcapil Bintan Terbitkan 589 Dokumen Kependudukan

10 Juni 2026 - 17:30 WIB

Trending di Bintan