Menu

Mode Gelap
Gubernur Ansar Sabet Dua Penghargaan Nasional Bergengsi, Kepri Ukir Standar Baru Pembangunan Kepulauan Gubernur Ansar Sabet Dua Penghargaan Nasional Bergengsi, Kepri Ukir Standar Baru Pembangunan Kepulauan Wagub Nyanyang Buka Karate Open 2026, Diikuti Karateka Indonesia, Malaysia dan Singapura Saat Dongeng dan Lagu Menyatukan Tawa, Kunjungan Erlita Amsakar Disambut Ceria Anak PAUD Zaenudin Firay: Tuduhan terhadap H. Muhammad Jusuf Kalla Dipicu Distorsi Informasi dan Bias Opini Publik Bersama BPS, Pemko Tanjungpinang Perkuat Komitmen Satu Data Indonesia

Batam

Terjadi di PT ASL Shipyard Batam, Tiga Pekerja Dikabarkan Meninggal

badge-check


					Terjadi di PT ASL Shipyard Batam, Tiga Pekerja Dikabarkan Meninggal Perbesar

AskaraNews.com,Batam-Dugaan kecelakaan kerja kembali terjadi di kawasan PT ASL Shipyard, Tanjung Uncang, Kecamatan Batu Aji, Batam, pada Jumat (6/3/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Informasi awal yang diperoleh dari masyarakat menyebutkan tiga orang pekerja diduga meninggal dunia dalam insiden tersebut.

Para korban dilaporkan telah dilarikan ke RS Mutiara Aini Batu Aji untuk penanganan lebih lanjut dan keperluan proses otopsi.

Berdasarkan informasi yang berkembang di lapangan, para korban diduga meninggal akibat tenggelam dalam sebuah insiden yang melibatkan kapal kerja di area galangan kapal. Bahkan beredar informasi bahwa kapal tersebut turut tenggelam di lokasi kerja, meskipun hingga saat ini kronologi pasti kejadian masih belum dapat dipastikan.

Awak media yang mendatangi lokasi berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak perusahaan. Namun petugas sekuriti di pintu masuk tidak membenarkan maupun membantah adanya kejadian tersebut. Ketika sekuriti melaporkan kedatangan awak media kepada pimpinannya melalui handy talky (HT), terdengar jawaban dari pihak internal perusahaan yang menyampaikan bahwa belum dapat memberikan keterangan.

Keluarga Korban histeris di RS. Aini Batu aji
Sementara itu, Wakapolsek Batu Aji, Ipda Andy Pakpahan, saat dikonfirmasi juga menyampaikan bahwa pihaknya belum menerima laporan resmi terkait kejadian tersebut.

Upaya konfirmasi juga telah dilakukan kepada Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kepulauan Riau, Dicky Wijaya, namun hingga berita ini diturunkan yang bersangkutan belum memberikan tanggapan.

Peristiwa ini menjadi sorotan serius terhadap penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di sektor galangan kapal di Batam. Pasalnya, berdasarkan penelusuran informasi yang diperoleh media ini, insiden yang menyebabkan korban jiwa di lingkungan kerja PT ASL Shipyard disebut-sebut bukan kali pertama terjadi.

Dalam kurun waktu 2025 hingga 2026, peristiwa kecelakaan kerja yang mengakibatkan kematian pekerja diduga telah terjadi hingga tiga kali. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai pengawasan keselamatan kerja di lingkungan industri tersebut.

Jika informasi ini terbukti benar, maka aparat penegak hukum serta instansi pengawas ketenagakerjaan diharapkan segera melakukan penyelidikan menyeluruh guna memastikan penyebab kejadian serta mengevaluasi penerapan sistem keselamatan kerja di perusahaan tersebut.

Kematian pekerja di tempat kerja seharusnya menjadi alarm keras bagi seluruh pihak, bahwa keselamatan pekerja bukan sekadar prosedur administratif, tetapi menyangkut nyawa manusia.

Baca Lainnya

Saat Dongeng dan Lagu Menyatukan Tawa, Kunjungan Erlita Amsakar Disambut Ceria Anak PAUD

24 April 2026 - 17:03 WIB

Batam Tuan Rumah Pantun Tiga Serumpun, Amsakar: Perkuat Identitas Budaya Melayu

23 April 2026 - 20:44 WIB

Wagub Nyanyang Tekankan Pentingnya Penguatan Keamanan Maritim

23 April 2026 - 18:44 WIB

Dari Cendana untuk Batam Kota: Siswa Tampil Percaya Diri di PORSENI

23 April 2026 - 17:50 WIB

Pansus DPRD Kota Batam Finalisasi Ranperda LAM, Siap Dibawa ke Paripurna

23 April 2026 - 16:42 WIB

Trending di Advetorial