Menu

Mode Gelap
Kepala Kantor Imigrasi Belakang Padang Hadiri Serah Terima Jabatan dan Pisah Sambut Kepala Rumah Detensi Imigrasi Pusat Tanjung Pinang Amsakar-Li Claudia Apresiasi Sinergi PLN Batam dan Altiva, Perkuat Ekosistem Data Center di Batam Tingkatkan Layanan Publik, Amsakar Resmikan Gedung Arsip dan Musala PN Batam Firmansyah: Budaya Baca Jadi Fondasi Membangun SDM Unggul dan Batam Madani Batam Jajaki Kerja Sama Pendidikan dengan Korea Selatan, Siapkan SDM Berdaya Saing Global Amsakar-Li Claudia Gesa OPD Percepat Realisasi 15 Program Prioritas

Dunia

Rudal Kheibar Iran Terobos Iron Dome Israel, Kantor PM Netanyahu Dibombardir

badge-check


 Rudal Kheibar Iran Terobos Iron Dome Israel, Kantor PM Netanyahu Dibombardir Perbesar

AskaraNews.com,Tel Aviv-Iran melalui Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) membuktikan ancamannya dengan melakukan serangan ke Israel. IRGC menghujani Tel Aviv dengan rudal balistik tercanggihnya, Kheibar Shekan yang mampu menembus pertahanan Israel, Iron Dome.

IRGC menyebut aksi itu bagian dari ‘gelombang kesepuluh’ serangan balasan terhadap Israel.

Mengutip dari Economic Times, Selasa, (3/3/3036), IRGC menyebut rudal tersebut menargetkan kompleks pemerintahan Israel, termasuk kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu di Tel Aviv. Selain itu, lokasi yang disasar IRGC juga merupakan komando Angkatan Udara Israel.

IRGC menyatakan serangan itu merupakan serangan yang ditargetkan dan mengejutkan. Serangan itu respons balasan atas operasi militer Israel dan Amerika Serikat terhadap target-target di Iran beberapa hari sebelumnya.

Namun hingga kini, pemerintah Israel belum mengonfirmasi adanya kerusakan pada kantor Perdana Menteri Netanyahu. Tidak ada verifikasi independen mengenai sejauh mana dampak serangan yang diklaim oleh Teheran tersebut.

Iran kembali menempatkan rudal balistik Kheibar yang juga dikenal sebagai Khorramshahr 4. Rudal ini diperkenalkan Iran pada 2023 dan dikategorikan sebagai rudal balistik jarak menengah (MRBM).

Teheran menyebut Kheibar memiliki daya jelajah hingga 2. 000 kilometer dan dirancang untuk membawa hulu ledak berat serta menembus sistem pertahanan udara.

Dalam pernyataannya, Iran menyebut penggunaan Kheibar dimaksudkan untuk menunjukkan kemampuan militernya menghadapi sistem pertahanan Israel.

Pasca serangan AS-Israel, Iran terus meningkatkan gelombang serangan balasan. Gelombang rudal dan drone dikirim ke Israel serta infrastruktur militer AS di sejumlah negara Teluk.
Serangan balasan Iran dilaporkan berdampak langsung di wilayah Israel, termasuk Tel Aviv. Layanan darurat nasional Israel menyebut setidaknya satu serangan menghantam wilayah kota dan menewaskan seorang warga sipil serta melukai puluhan lainnya.

Militer Israel menyatakan sistem pertahanan udara Iron Dome telah mencegat sebagian besar proyektil. Namun, beberapa rudal dilaporkan berhasil menembus Iron Dome dan menyebabkan kerusakan.

Situasi ini memperluas konflik yang sebelumnya berlangsung terbatas menjadi krisis regional yang lebih luas. Serangan lintas batas, peluncuran drone, dan penggunaan rudal jarak menengah menandai peningkatan signifikan dalam intensitas dan jangkauan operasi militer kedua negara.

Pengamat menilai klaim Iran yang secara eksplisit menyebut kantor Netanyahu sebagai target memiliki dampak simbolik besar. Meski belum ada bukti kerusakan nyata pada fasilitas tersebut.

Retorika dan aksi militer yang meningkat diprediksi berisiko memicu respons lebih keras dari Israel.

Hingga kini, belum ada indikasi meredanya ketegangan. Kedua pihak sama-sama menyatakan kesiapan untuk melanjutkan serangan militer jika dianggap perlu.

Baca Lainnya

Dari Yordania hingga Oman: Iran Sapu Bersih Instalasi Militer AS di Teluk

14 Juli 2026 - 05:48 WIB

Sejarah Baru!!! Skuad Voli Putra Rebut Mahkota AVC Cup 2026, Korea Selatan Ditekuk Tanpa Ampun

28 Juni 2026 - 16:44 WIB

Resmi damai: Trump galang dana fantastis 300 miliar dolar AS pulihkan infrastruktur dan ekonomi Iran, Teheran stop produksi senjata nuklir

18 Juni 2026 - 12:47 WIB

Iran Ancam Bombardir Israel Jika Terus Langgar Kesepakatan di Lebanon

17 Juni 2026 - 10:30 WIB

Bank Sentral Indonesia & China Sepakati Teken Sejarah Tanpa Bergantung Dolar Amerika

12 Juni 2026 - 20:00 WIB

Trending di Dunia