Menu

Mode Gelap
Kepala Kantor Imigrasi Belakang Padang Hadiri Serah Terima Jabatan dan Pisah Sambut Kepala Rumah Detensi Imigrasi Pusat Tanjung Pinang Amsakar-Li Claudia Apresiasi Sinergi PLN Batam dan Altiva, Perkuat Ekosistem Data Center di Batam Tingkatkan Layanan Publik, Amsakar Resmikan Gedung Arsip dan Musala PN Batam Firmansyah: Budaya Baca Jadi Fondasi Membangun SDM Unggul dan Batam Madani Batam Jajaki Kerja Sama Pendidikan dengan Korea Selatan, Siapkan SDM Berdaya Saing Global Amsakar-Li Claudia Gesa OPD Percepat Realisasi 15 Program Prioritas

Dunia

Iran Tutup Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Tembus USD 8

badge-check


 Iran Tutup Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Tembus USD 8 Perbesar

AskaraNews.com,Tel Aviv-lIran resmi menutup total Selat Hormuz pada Selasa (3/3/2026) menyusul eskalasi konflik dengan Amerika Serikat dan Israel. Penutupan jalur pelayaran strategis tersebut memicu lonjakan harga minyak dunia hingga menembus USD 82 per barel.

Keputusan itu diumumkan setelah wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang dilaporkan tewas dalam serangan udara koalisi AS–Israel akhir pekan lalu. Pemerintah Teheran menyebut penutupan sebagai respons atas “agresi militer” dan pelanggaran kedaulatan negara.

Juru bicara Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) menegaskan seluruh kapal tanker dan kapal komersial dilarang melintas hingga situasi dinyatakan aman. Selat Hormuz merupakan jalur vital yang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak dunia setiap hari.

Lonjakan harga Brent terjadi kurang dari 48 jam setelah pengumuman resmi. Analis memperingatkan gangguan pasokan global dapat terjadi jika blokade berlangsung lebih dari beberapa hari. Sejumlah kapal tanker dilaporkan tertahan di perairan sekitar Teluk Oman.

Di sisi lain, Amerika Serikat meningkatkan kesiagaan militernya melalui United States Fifth Fleet yang berbasis di Bahrain. Washington menyatakan kebebasan navigasi di Selat Hormuz merupakan kepentingan internasional.

Di Jakarta, Kementerian Luar Negeri RI menyatakan tengah memantau situasi dan menyiapkan rencana kontingensi bagi WNI di kawasan terdampak. Pemerintah juga mengkaji dampak kenaikan harga minyak terhadap APBN 2026, terutama terkait subsidi energi.

Hingga Selasa malam, ketegangan di kawasan Timur Tengah masih berlangsung tanpa tanda de-eskalasi.

Baca Lainnya

Dari Yordania hingga Oman: Iran Sapu Bersih Instalasi Militer AS di Teluk

14 Juli 2026 - 05:48 WIB

Sejarah Baru!!! Skuad Voli Putra Rebut Mahkota AVC Cup 2026, Korea Selatan Ditekuk Tanpa Ampun

28 Juni 2026 - 16:44 WIB

Resmi damai: Trump galang dana fantastis 300 miliar dolar AS pulihkan infrastruktur dan ekonomi Iran, Teheran stop produksi senjata nuklir

18 Juni 2026 - 12:47 WIB

Iran Ancam Bombardir Israel Jika Terus Langgar Kesepakatan di Lebanon

17 Juni 2026 - 10:30 WIB

Bank Sentral Indonesia & China Sepakati Teken Sejarah Tanpa Bergantung Dolar Amerika

12 Juni 2026 - 20:00 WIB

Trending di Dunia