Wamendagri Bima Arya: Karakter dan Kecerdasan Intelektual Harus Berjalan Beriringan Bupati Sumedang Buka Musdis XI AMS, Tekankan Lima Strategi Penguatan Organisasi Bersama Polresta Barelang dan PSSI, Amsakar Berbagi 1.000 Paket Beras Kapal Virgo Transport 8 Terbalik di Laut Jawa, Data Sementara 107 Orang Dievakuasi dan 6 Meninggal Dorong Generasi Antikorupsi, Penyuluh Antikorupsi Ajak Mahasiswa Hukum Perkuat Integritas 24 Masjid Tangsel Ikuti Bimtek Manajemen Masjid Modern di Masjid Raya Bintaro Jaya

Regional

Ramadan Tiba, Puskesmas Sungai Guntung Perketat Edukasi dan Kontrol Keamanan Takjil di Wilayah Kateman

badge-check


 Ramadan Tiba, Puskesmas Sungai Guntung Perketat Edukasi dan Kontrol Keamanan Takjil di Wilayah Kateman Perbesar

AksaraNews.com, Sungai Guntung_Inhil – Menjelang dan selama bulan suci Ramadan, UPTD Puskesmas Sungai Guntung mengintensifkan pengawasan serta edukasi keamanan pangan terhadap jajanan berbuka puasa yang beredar di Sungai Guntung, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir. Langkah ini dilakukan guna memastikan masyarakat dapat mengonsumsi makanan dan minuman takjil yang aman, sehat, dan layak konsumsi.


Kegiatan tersebut merupakan respons atas meningkatnya aktivitas penjualan takjil setiap sore hari selama Ramadan. Kepala UPTD Puskesmas Sungai Guntung menegaskan bahwa pengawasan ini tidak hanya bersifat imbauan, tetapi juga bagian dari strategi preventif pelayanan kesehatan masyarakat. Sasaran utamanya adalah pedagang dan konsumen, agar keduanya sama-sama berperan menjaga standar keamanan pangan.

Dalam edukasi yang disampaikan melalui media visual dan imbauan langsung, masyarakat diminta lebih selektif saat membeli takjil. Warga dianjurkan memilih makanan yang tersimpan dalam wadah tertutup, terlihat bersih, serta tidak menunjukkan tanda-tanda perubahan warna, aroma, atau tekstur yang mencurigakan. Produk kemasan juga harus diperhatikan, terutama masa kedaluwarsa dan kondisi segel.

Selain itu, petugas kesehatan mengingatkan bahaya penggunaan bahan kimia terlarang seperti formalin, boraks, Rhodamin B, dan Methanil Yellow dalam makanan. Zat-zat tersebut dapat berdampak serius bagi kesehatan jika dikonsumsi dalam jangka pendek maupun panjang. Untuk itu, masyarakat disarankan memeriksa izin edar resmi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sebagai bentuk perlindungan diri dan keluarga.

Di sisi pedagang, Puskesmas mendorong penggunaan bahan baku segar, air bersih, serta penerapan perilaku hidup bersih dan sehat saat proses pengolahan maupun penyajian. Penggunaan sarung tangan atau alat penjepit makanan menjadi bagian dari standar higienitas yang dianjurkan. Kebersihan lingkungan tempat berjualan juga dinilai berpengaruh terhadap kualitas pangan yang ditawarkan.

Upaya ini sekaligus mendukung implementasi program nasional Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), yang menekankan pentingnya kesadaran kolektif dalam menjaga kesehatan. Partisipasi masyarakat, termasuk melaporkan jika menemukan makanan yang diduga tidak memenuhi standar, menjadi bagian dari pengawasan bersama.

Melalui penguatan edukasi dan kontrol keamanan pangan ini, Ramadan diharapkan menjadi momentum ibadah yang tidak hanya sarat nilai spiritual, tetapi juga memperkokoh budaya hidup sehat di tengah masyarakat Sungai Guntung. Dengan sinergi semua pihak, suasana berbuka puasa dapat berlangsung aman, nyaman, dan penuh keberkahan.

Baca Lainnya

Wamendagri Bima Arya: Karakter dan Kecerdasan Intelektual Harus Berjalan Beriringan

13 September 2026 - 18:24 WIB

Bupati Sumedang Buka Musdis XI AMS, Tekankan Lima Strategi Penguatan Organisasi

13 September 2026 - 17:42 WIB

Dorong Generasi Antikorupsi, Penyuluh Antikorupsi Ajak Mahasiswa Hukum Perkuat Integritas

13 September 2026 - 10:55 WIB

24 Masjid Tangsel Ikuti Bimtek Manajemen Masjid Modern di Masjid Raya Bintaro Jaya

13 September 2026 - 10:50 WIB

Kawal Pentas Remaja Masjid 2026, Farih Mumtaza Desak Elemen Negeri di Langsa Bersatu!

13 September 2026 - 09:50 WIB

Trending di Aceh