Menu

Mode Gelap
SDN 009 Juga Dibangun ZoSS, Li Claudia: Keselamatan Siswa Jadi Prioritas Pemko Batam Kaji Dampak Kebijakan WFH Terhadap Efisiensi Anggaran Pemerintah Sebelum Diterapkan 640 Jemaah Haji Batam Berangkat, Wali Kota Amsakar Titip Doa untuk Daerah Kepala BP Batam Jadi Narasumber Kuliah Kerja Pasis Seskoau Tahun 2026 Berikan Pelayanan Prima dan Responsif, Laskar Prabowo 08 Sumut Apresiasi Satlantas Polrestabes Medan Pemko Tanjungpinang Jajaki Potensi PLTS Bersama PT Hijau Makmur Energi dan ODC Energy

Batam

Estimasi Minimal Parkir Batam Tembus Rp. 40 Miliar per Tahun, Ruslan Sinaga Desak Audit Terbuka

badge-check


					Estimasi Minimal Parkir Batam Tembus Rp. 40 Miliar per Tahun, Ruslan Sinaga Desak Audit Terbuka Perbesar

AskaraNews.com,Batam-Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Batam, Ruslan Sinaga, kembali melontarkan kritik keras terhadap kinerja Dinas Perhubungan Kota Batam dalam pengelolaan retribusi parkir tepi jalan umum.

Menurutnya, rendahnya setoran parkir dibandingkan potensi riil di lapangan bukan lagi persoalan teknis, melainkan indikasi lemahnya pengawasan.

“Setiap hari kendaraan memadati Batam. Parkir penuh. Tapi setoran ke kas daerah tidak mencerminkan kondisi itu. Ini logika sederhana. Kalau pendapatan tidak naik, berarti ada yang bocor,” tegas Ruslan.

Simulasi Estimasi Konservatif TahunanBerdasarkan pendalaman awak media dari sejumlah sumber, saat ini terdapat: 493 titik parkir tepi jalan umum 186 titik parkir mandiri, dan 100 titik parkir Digital

Parkir Tepi Jalan Umum Jika dihitung dengan asumsi sangat minimal Rp.60.000 per titik per hari: 493 titik × Rp. 60.000 = Rp. 29.580.000 per hari Dalam 1 tahun (365 hari): Rp. 29.580.000 × 365 = Rp. 10.796.700.000 ≈ Rp. 10,7 miliar per tahun

Parkir Mandiri Jika diasumsikan konservatif Rp.15 juta per bulan per lokasi: 186 lokasi × Rp. 15.000.000 = Rp. 2.790.000.000 per bulan Dalam 1 tahun: Rp. 2.790.000.000 × 12 = Rp. 33.480.000.000 ≈ Rp. 33,4 miliar per tahun

Parkir Digital atau Q-rish 100 titik x 60.000 perhari Rp. 6000.000 x 365 Hari = Rp. 2.190.000.000 (2,1Miliar/Tahun)

Total Estimasi Minimal per TahunRp. 10,7 miliar + Rp. 33,4 miliar + Rp. 2,1 miliar = Rp. 46,2 miliar per tahun, Angka ini dihitung dengan skenario paling rendah dan belum memasukkan potensi lonjakan di kawasan padat seperti pusat niaga, ritel modern, maupun jam sibuk.

Perbandingan dengan PAD 2025 Jika dibandingkan dengan target dan realisasi PAD parkir tahun 2025 yang berada di kisaran belasan hingga sekitar Rp. 20 miliar (berdasarkan target tahun sebelumnya), maka estimasi konservatif Rp. 46 miliar ini menunjukkan adanya selisih potensi yang cukup besar.

Ruslan menegaskan, jika realisasi 2025 jauh di bawah estimasi minimal tersebut, maka perlu ada audit terbuka dan evaluasi menyeluruh.

“Kalau dengan hitungan sangat rendah saja bisa mendekati Rp. 50 miliar setahun, tapi realisasi tidak sampai separuhnya, berarti sistemnya yang harus diperiksa. Jangan rakyat yang dirugikan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya audit terhadap UPT Parkir, koordinator lapangan, serta mekanisme setoran manual yang dinilai rawan manipulasi.

“Kita tidak ingin ada istilah uang parkir ‘dimakan hantu’. Hantu itu tidak ada dalam sistem keuangan daerah. Kalau ada selisih besar, harus dibuka ke publik,” katanya.

Ruslan memastikan Komisi II akan terus menekan agar dilakukan digitalisasi penuh sistem parkir serta transparansi data setoran harian.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas Perhubungan Kota Batam belum memberikan tanggapan resmi terkait perbandingan estimasi potensi tahunan dengan realisasi PAD parkir 2025.

Awak media masih berupaya melakukan konfirmasi lanjutan.Persoalan ini dinilai menjadi ujian serius akuntabilitas pengelolaan Pendapatan Asli Daerah Kota Batam, mengingat setiap rupiah yang tidak masuk kas daerah berdampak langsung pada pembangunan dan pelayanan publik. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

SDN 009 Juga Dibangun ZoSS, Li Claudia: Keselamatan Siswa Jadi Prioritas

16 April 2026 - 15:30 WIB

640 Jemaah Haji Batam Berangkat, Wali Kota Amsakar Titip Doa untuk Daerah

16 April 2026 - 06:57 WIB

Atasi Sampah dari Hulu ke Hilir, Amsakar Fokuskan Kajian Berbasis Data

15 April 2026 - 17:31 WIB

Tingkatkan Kompetensi Guru PAUD, Pemko Batam Gelar Asesmen Formatif dan Sumatif

15 April 2026 - 09:31 WIB

Amsakar-Li Claudia Tingkatkan Bansos Lansia dan Insentif Kader Posyandu di Batam

15 April 2026 - 09:26 WIB

Trending di Advetorial