10 Tahun Diperjuangkan, Gas Natuna Kini Resmi Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi Operasi Patuh 2026, Polri Ajak Masyarakat Jadikan Keselamatan sebagai Kebiasaan BP Batam Matangkan Pekerjaan Teknis Jalan Gajah Mada, Pembukaan jalan Ditargetkan Sesuai Jadwal Hj.Eva Susanti Apresiasi Posbakum YBH-SSB, Dorong Sinergi Bantuan Hukum bagi Masyarakat Miskin di Palembang Komitmen Kapolda Jawa Timur menjaga Pemuda: “Pemuda Berani Melawan Narkoba, Menjaga Persatuan dan Masa Depan Jawa Timur” Daarurrahmah Cup V Resmi Dibuka, Jadi Ajang Silaturahmi dan Unjuk Bakat Pelajar SD/MI se-Kabupaten Bekasi

Pendidikan

Disdik Kepri Nonaktifkan Guru Terduga Pencabulan di SMKN 1 Batam

badge-check


 Disdik Kepri Nonaktifkan Guru Terduga Pencabulan di SMKN 1 Batam Perbesar

AskaraNews.com,Tanjungpinang-Kepala Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau Cabang Batam, Kasdianto, membenarkan adanya kasus dugaan pencabulan yang melibatkan seorang oknum guru agama di SMK Negeri 1 Batam. Menyikapi kasus tersebut, pihak dinas langsung mengambil langkah tegas dengan menonaktifkan sementara guru yang diduga terlibat.

Kasdianto menegaskan, penonaktifan dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab institusi pendidikan sekaligus untuk menjaga kondusivitas lingkungan sekolah. Selain itu, langkah tersebut diambil agar proses hukum dapat berjalan tanpa adanya intervensi dari pihak manapun.

“Yang bersangkutan berstatus P3K. Untuk saat ini sudah kami nonaktifkan dan kami serahkan sepenuhnya penanganan kasusnya kepada pihak kepolisian,” ujar Kasdianto, Senin (9/2).

Ia menjelaskan, keputusan lanjutan terhadap status kepegawaian pelaku akan menunggu hasil proses hukum. Apabila nantinya ditetapkan sebagai tersangka dan terbukti bersalah, maka sanksi tegas sesuai ketentuan perundang-undangan akan diberlakukan.

“Keputusan ada di penegak hukum. Kalau sudah ada penetapan dan dinyatakan bersalah, tentu ada sanksi. Kami tidak akan melindungi pelaku,” tegasnya.

Kasus ini terkuak dari laporan siswa kelas X. Selain memaksa menyodomi dirinya, guru berinisial MJ tersebut juga kerap melakukan pelecehan seksual terhadap siswa laki-laki lainnya.

“Kita lakukan angket, ada 50 responden dengan berbagai laporan. Dari dipegang, dicubit paha, sampai dipegang kemaluannya,” kata Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Batam, Deden Suryana.

Modus pencabulan MJ ini dengan memanggil siswa yang bermasalah. Siswa tersebut dibawa ke ruangan kerjanya yang saat itu tengah kosong.

“Ruangan guru itu sudah kosong, karena jam pelajaran selesai. Pengkuan korban juga diperkuat dengan rekaman CCTv, saat guru ini membawanya ke ruangan,” ungkap Deden.

Baca Lainnya

Laga Cerdas Cermat Jadi Pengalaman Berharga bagi Siswa SMPN 9 Tanjungpinang

20 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Laga Cerdas Cermat Asah Pengetahuan dan Karakter Siswa SMP Tanjungpinang

20 Oktober 2026 - 16:07 WIB

Wagub Nyanyang Dorong Siswa SMKN 11 Batam Bijak Manfaatkan Teknologi

9 Oktober 2026 - 14:53 WIB

Pendaftaran KIP Kuliah 2026 Jalur Mandiri Buka Hingga 31 Oktober, Ini Info Lengkapnya

3 Oktober 2026 - 12:27 WIB

Revitalisasi SDN 009 Penyengat Dimulai, Lis: Anak-anak Berhak Mendapat Fasilitas Pendidikan yang Layak

1 Oktober 2026 - 09:51 WIB

Trending di Pendidikan