BPP KAPMI Temui Dubes Kazakhstan, Bahas Peluang Bisnis Pemuda Indonesia di Asia Tengah Penyesuaian Ketentuan Pidana Perda, Wako Lis Terima Legal Opinion dari Kejari Tanjungpinang Gelar Baksos Air Bersih di DIY, PNIB Tegaskan Komitmen Lawan Radikalisme Amsakar Kawal Hak 1.025 Pekerja PT Ghim Li, Pemko Batam Bentuk Tim Jejak Sejarah Tanjungpinang Tersebar, Wako Lis Gagas Satu Data Sejarah Loola Targetkan Bangun 300 IPAL di Tanjungpinang

Yogjakarta

Gelar Baksos Air Bersih di DIY, PNIB Tegaskan Komitmen Lawan Radikalisme

badge-check


 Gelar Baksos Air Bersih di DIY, PNIB Tegaskan Komitmen Lawan Radikalisme Perbesar

Askaranews.com. Jogjakarta- Untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak keterbatasan sumber air, Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB) bergandengan tangan dengan Keluarga Nusantara Sejati (KNS) serta Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama Daerah Istimewa Yogyakarta (BEM PTNU DIY) menggelar aksi bakti sosial penyaluran air bersih di wilayah Gunungkidul dan Bantul, Senin (14/09/2026).

Dalam aksi kemanusiaan tersebut, sebanyak 25 tangki air bersih dengan total volume mencapai 125.000 liter didistribusikan secara langsung kepada warga. Penyaluran menyasar sejumlah wilayah yang membutuhkan, di antaranya Dusun Dringo di Kalurahan Girijati, Kapanewon Purwosari, Gunungkidul, serta kawasan Kalidadap di Kalurahan Selopamioro, Kapanewon Imogiri, Bantul.

Ketua Umum PNIB, Abdur Rozaq Waluyo Wasis Nugroho atau yang akrab disapa Gus Wal, menegaskan bahwa langkah ini merupakan ikhtiar nyata untuk hadir langsung di tengah kesulitan warga.

“Air adalah kebutuhan dasar masyarakat. Ketika ada saudara kita yang kesulitan mendapatkan air bersih, maka sudah seharusnya kita hadir dan membantu. Jangan sampai masyarakat merasa sendirian menghadapi kesulitan,” kata Gus Wal.

Ia menambahkan, aksi sosial seperti ini hendaknya dimaknai sebagai bagian dari upaya merawat persatuan nasional.

Menurutnya, persatuan tidak boleh berhenti sebatas slogan, melainkan harus diwujudkan melalui kepedulian dan gotong royong antar sesama anak bangsa.

Gus Wal mengingatkan bahwa tantangan utama bangsa saat ini bukanlah perbedaan latar belakang, melainkan berbagai persoalan mendasar yang berpotensi memecah belah dan merusak sendi kehidupan bermasyarakat.

“Indonesia adalah rumah kita bersama. Mari kita rawat persatuan, gotong royong, dan kebhinekaan. Musuh bersama bangsa ini bukan sesama anak bangsa, tetapi berbagai persoalan yang merusak kehidupan masyarakat, seperti korupsi, intoleransi, terorisme, radikalisme, anarkisme, dan berbagai bentuk kekerasan lainnya,” tegasnya.

Ia juga mengimbau agar masyarakat tidak mudah teradu domba oleh isu politik identitas, persoalan nasab, maupun gagasan yang ingin mengganti dasar negara dengan konsep khilafah.

Menurutnya, Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika merupakan konsensus kebangsaan yang wajib dijaga bersama oleh seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi antara PNIB, KNS, dan BEM PTNU DIY ini diharapkan menjadi cerminan bahwa gerakan kebangsaan dapat berjalan beriringan dengan aksi sosial kemasyarakatan.

“Merawat Indonesia bukan hanya dengan kata-kata. Mari hadir, membantu, bergotong royong, dan menjaga persaudaraan. Dari air bersih kita bangun kepedulian, dari kepedulian kita kuatkan persatuan, dan dari persatuan kita wujudkan Indonesia yang aman, damai, dan sejahtera tanpa korupsi, intoleransi, khilafah, terorisme, radikalisme, dan anarkisme,” pungkas Gus Wal. (Red)

Baca Lainnya

Jihan Abdullah Terpilih Menjadi Ketua Umum DPP Hima Kosgoro1957 pada Mubeslub HIMA Kosgoro1957 yang diselenggarakan oleh PPK Kosgoro1957

14 September 2026 - 14:32 WIB

Mardiono Ucapkan Selamat HUT Demokrat ke-25: Bergandeng Tangan Menuju Indonesia Makmur

10 September 2026 - 08:32 WIB

Santriwati Pondok Pesantren di Sleman Jadi Korban Pemerkosaan Kiainya, Kuasa Hukum Minta Polisi Usut Tuntas

9 September 2026 - 15:43 WIB

Pola Komunikasi Publik Pemerintah Aceh Sorotan Aktivis Pemuda Rantau: Mumtaza Desak Kejelasan Transparansi Birokrasi

26 Agustus 2026 - 07:47 WIB

PAN Rayakan HUT ke-28 Bersama Anak Yatim, Zulhas: Posisi Partai Kini Paling Kuat

23 Agustus 2026 - 23:38 WIB

Trending di Nasional