Generasi Merdeka Hadir di Tengah Warga Cilegon,Erupsi Anak Gunung Krakatau Bagikan Masker dan Nasi Kotak, Hadir Jumat Berkah Musancab PKB Brebes: Meneguhkan Kemenangan Politik Tahun 2029 HIMASAL Brebes dalam Tarikan Nafas Khidmat Masyayekh Lirboyo Mengenal Prof Dr Suwendi Sang Pejuang Pendidikan Keagamaan di Nusantara. Buka Mubes PK NTT Batam, Amsakar Tekankan Keberagaman Harus Jadi Kekuatan Komisaris PT Pertamina Arun Gas (PAG) Dukung PKRM PRIMA DMI Langsa 2026. Wanda Assyura: remaja masjid harus diberi ruang untuk berkreasi.

Nasional

Menuju Indonesia Emas 2045, DPP Gemura Ajak Anak Muda Ambil Peran dalam Pembangunan Nasional

badge-check


 Menuju Indonesia Emas 2045, DPP Gemura Ajak Anak Muda Ambil Peran dalam Pembangunan Nasional Perbesar

Askaranews.com. Jakarta-DPP Gerakan Muda Untuk Rakyat (GEMURA) resmi dilantik dan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Ballroom Hotel Syahid, Jakarta, Sabtu (5/9/2026).

Mengusung tema “Asta Cita: Generasi Muda sebagai Fondasi Kemajuan Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045”, kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi dan penguatan peran anak muda dalam pembangunan nasional.

Hadir Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir serta Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad.

Koordinator Presidium DPP GEMURA Rajih Musaad menegaskan Indonesia Emas 2045 merupakan proyek kebangsaan yang harus dibangun bersama seluruh elemen masyarakat.

Ia Mendorong anak muda menjadi jembatan antara masyarakat akar rumput, dunia usaha dan pemerintah.

“Anak muda hari ini yang mendapatkan akses pendidikan atau privilege harus mampu menjadi jembatan, mulai dari grassroot, para pebisnis, hingga pemangku kebijakan,” ujarnya.

Rajih juga mengingatkan generasi muda agar tidak terjebak polarisasi di ruang digital.

“Cara kerja algoritma mempertemukan kita dengan apa yang ingin kita dengar, bukan dengan apa yang perlu kita pahami,” katanya.

Ia mengajak anak muda memanfaatkan teknologi untuk memperkuat persatuan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Erick Thohir mendorong generasi muda aktif dalam pembangunan dan meningkatkan kapasitas menghadapi tantangan zaman, termasuk kesehatan mental, ekonomi hijau dan ekonomi digital.

Sementara Raffi Ahmad mengajak anak muda menggunakan media sosial secara bertanggung jawab serta ikut menangkal hoaks. Keduanya menilai potensi generasi muda perlu diarahkan menjadi kekuatan positif bagi bangsa.

Rajih menutup pesannya dengan mengajak anak muda meninggalkan perdebatan yang memicu perpecahan dan beralih pada kerja nyata.

“Tantangan generasi muda hari ini bukan sekadar memenangkan perdebatan yang berujung perpecahan, tetapi bagaimana memenangkan masa depan. Jangan terus kalian ribut untuk masa depan kalian, tetapi mari kita bangun masa depan untuk kita sebagai anak muda seluruh Indonesia, dari Miangas sampai Pulau Rote,” Pungkasnya (Red)

Baca Lainnya

Sekolah Owner: Strategi Pengusaha Muda Tatap Peluang Ekonomi Global

12 September 2026 - 02:58 WIB

PII Wati Rayakan Hari Lahir ke-62, Melisa: Tumbuh Berdaya, Merawat Diri, Menginspirasi Negeri

11 September 2026 - 10:44 WIB

PII Wati Luncurkan Rumah Aman Sahabat, Hadirkan Ruang Perlindungan bagi Perempuan dan Anak

11 September 2026 - 09:55 WIB

Rapimnas PII 2026 Digelar di Jakarta, Amsal Tegaskan Penguatan Pendidikan dan Kewirausahaan Pelajar

11 September 2026 - 09:51 WIB

Mardiono Ucapkan Selamat HUT Demokrat ke-25: Bergandeng Tangan Menuju Indonesia Makmur

10 September 2026 - 08:32 WIB

Trending di Nasional