Bersama Polresta Barelang dan PSSI, Amsakar Berbagi 1.000 Paket Beras Kapal Virgo Transport 8 Terbalik di Laut Jawa, Data Sementara 107 Orang Dievakuasi dan 6 Meninggal Dorong Generasi Antikorupsi, Penyuluh Antikorupsi Ajak Mahasiswa Hukum Perkuat Integritas 24 Masjid Tangsel Ikuti Bimtek Manajemen Masjid Modern di Masjid Raya Bintaro Jaya Kawal Pentas Remaja Masjid 2026, Farih Mumtaza Desak Elemen Negeri di Langsa Bersatu! Bimba Happy Smart Cabang Karawang Resmi Dibuka, Dorong Pendidikan Anak yang Menyenangkan

Batam

Perkuat Pengawasan Berbasis Teknologi, Imigrasi Belakang Padang Ikuti Sosialisasi Forensik Digital

badge-check


 Perkuat Pengawasan Berbasis Teknologi, Imigrasi Belakang Padang Ikuti Sosialisasi Forensik Digital Perbesar

Askaranews.com. Batam-Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belakang Padang mengikuti kegiatan Sosialisasi Forensik Digital bersama Direktorat Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian yang dilaksanakan di Aula Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kepulauan Riau, Kamis (3/9). Kegiatan ini diikuti oleh jajaran Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kepulauan Riau, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belakang Padang, serta Tim Direktorat Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian., , Kamis, 3/9/26 

Kegiatan dibuka dengan sambutan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kepulauan Riau, Guntur Sahat Hamonangan. Dalam sambutannya disampaikan bahwa perkembangan teknologi turut membawa tantangan baru dalam pelaksanaan tugas intelijen dan penindakan keimigrasian. Oleh karena itu, pemahaman mengenai identifikasi, pengamanan, serta analisis informasi digital dinilai penting untuk mendukung pelaksanaan tugas di lapangan. Peserta juga didorong untuk mengikuti kegiatan secara aktif melalui diskusi dan pertukaran informasi bersama narasumber. 

Dalam pemaparan materi, peserta mendapatkan penjelasan mengenai fungsi Forensik Digital pada Direktorat Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian, yang berperan sebagai fungsi pendukung dalam pelaksanaan pengawasan dan penindakan. Materi mencakup fungsi Internet Protocol Data Report (IPDR) dalam menghimpun dan menganalisis informasi digital, Tim Examiner dalam melakukan ekstraksi data dari perangkat elektronik, serta Tim Direct Finder yang mendukung penelusuran keberadaan seseorang berdasarkan informasi seluler. 

Selain itu, peserta memperoleh pemahaman mengenai tata cara penanganan barang bukti elektronik dan proses ekstraksi data. Setiap barang bukti perlu diidentifikasi, didokumentasikan, diamankan, serta dicatat setiap perpindahannya untuk menjaga integritas dan keterlacakan barang bukti. Dalam proses forensik digital, data dari perangkat terlebih dahulu dilakukan imaging atau cloning sehingga pemeriksaan dilakukan terhadap salinan data. Hasil akuisisi juga diberikan nilai hash untuk menjaga keutuhan dan keaslian data yang diperoleh.  

Materi lainnya membahas pemanfaatan aktivitas digital sebagai bahan pendukung pengawasan keimigrasian, termasuk patroli siber, pengumpulan jejak digital yang tersedia secara terbuka, profiling, serta pemetaan identitas, waktu, lokasi, dan pola aktivitas yang mencurigakan. Pelaksanaan kegiatan tetap memperhatikan prosedur, SOP, aspek privasi, dan ketentuan peraturan perundang-undangan. Melalui kegiatan ini, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belakang Padang diharapkan semakin siap menghadapi perkembangan tantangan keimigrasian berbasis teknologi serta memperkuat pelaksanaan tugas pengawasan dan penindakan secara profesional.

Baca Lainnya

Bersama Polresta Barelang dan PSSI, Amsakar Berbagi 1.000 Paket Beras

13 September 2026 - 15:01 WIB

Amsakar ke KAHMI: Mari Bergerak Bersama Membangun Batam

13 September 2026 - 07:10 WIB

Amsakar Ikut Jalan dan Senam Bersama Ribuan Warga Batu Ampar, Tekankan Pentingnya Kekompakan

13 September 2026 - 06:55 WIB

Dato’ Laksmana T. Sofiyan Siap Dampingi Dato’ Panglima Sulung Gaungkan Semangat Anak Melayu melalui LMB

13 September 2026 - 04:56 WIB

Buka Mubes PK NTT Batam, Amsakar Tekankan Keberagaman Harus Jadi Kekuatan

12 September 2026 - 09:54 WIB

Trending di Batam