Generasi Merdeka Hadir di Tengah Warga Cilegon,Erupsi Anak Gunung Krakatau Bagikan Masker dan Nasi Kotak, Hadir Jumat Berkah Musancab PKB Brebes: Meneguhkan Kemenangan Politik Tahun 2029 HIMASAL Brebes dalam Tarikan Nafas Khidmat Masyayekh Lirboyo Mengenal Prof Dr Suwendi Sang Pejuang Pendidikan Keagamaan di Nusantara. Buka Mubes PK NTT Batam, Amsakar Tekankan Keberagaman Harus Jadi Kekuatan Komisaris PT Pertamina Arun Gas (PAG) Dukung PKRM PRIMA DMI Langsa 2026. Wanda Assyura: remaja masjid harus diberi ruang untuk berkreasi.

Regional

Kawal Moralitas Daerah, BEM STIS Al-Wafa Turun Aksi Desak Penerbitan Perwali dan Tolak LGBT

badge-check


 Kawal Moralitas Daerah, BEM STIS Al-Wafa Turun Aksi Desak Penerbitan Perwali dan Tolak LGBT Perbesar

Askaranews.com. Bogor-Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIS Al-Wafa menunjukkan komitmen nyatanya dalam mengawal isu-isu sosial dan moral masyarakat. Dipimpin langsung oleh Presiden Mahasiswa (Presma) BEM STIS Al-Wafa, Zaidan Nashih Ulwan, bersama tim Kementerian Sosial Masyarakat (Kemensosmas)—di antaranya Hannan Yusuf dan Muhammad Rizqullah Nur Fatah dari Departemen Pemberdayaan Masyarakat—BEM STIS Al-Wafa turut melebur bersama massa aksi dalam penyampaian aspirasi di Bogor, Jumat (14/8/2026).

Aksi yang diikuti oleh berbagai elemen mahasiswa dan tokoh masyarakat ini menyuarakan penolakan tegas terhadap keberadaan dan penyebaran LGBT, sekaligus mendesak pemerintah daerah untuk segera menerbitkan Peraturan Wali Kota (Perwali) sebagai dasar hukum pencegahan dan penindakannya.

Presma BEM STIS Al-Wafa, Zaidan Nashih Ulwan, menegaskan bahwa kehadiran institusinya dalam aksi ini merupakan bentuk tanggung jawab moral serta perwujudan fungsi mahasiswa sebagai agent of change dan social control.

“Mahasiswa tidak boleh hanya berdiam diri di dalam ruang kuliah ketika ada keresahan nyata yang mengancam norma sosial dan moral masyarakat. Kehadiran kami bersama kawan-kawan Kemensosmas, seperti Mas Hannan Yusuf dan Mas Muhammad Rizqullah Nur Fatah, adalah bukti komitmen BEM STIS Al-Wafa untuk terus berdiri bersama masyarakat dalam mengawal kebijakan publik yang berlandaskan nilai-nilai agama dan budaya,” tegas Zaidan di sela-sela aksi.

Dalam aksi tersebut, perwakilan Departemen Pemberdayaan Masyarakat Kemensosmas BEM STIS Al-Wafa, Hannan Yusuf dan Muhammad Rizqullah Nur Fatah, juga aktif mengonsolidasikan barisan serta menyuarakan pentingnya kepastian hukum di tingkat daerah. Kehadiran regulasi tingkat daerah berupa Perwali dinilai sangat mendesak agar pemerintah kota memiliki payung hukum yang jelas dan tegas dalam merespons dinamika sosial yang terjadi.

Secara umum, tuntutan aksi berfokus pada pentingnya menjaga ketahanan keluarga, nilai sosial, moral, serta norma agama dari dampak negatif yang bertentangan dengan falsafah hidup masyarakat setempat. Seluruh rangkaian aksi yang diikuti oleh BEM STIS Al-Wafa berlangsung secara tertib, damai, dan penuh tanggung jawab.

Kementerian Sosial Masyarakat BEM STIS Al-Wafa memastikan akan terus mengawal isu ini hingga tuntutan penerbitan Perwali benar-benar direalisasikan oleh pemerintah daerah.

Kementerian Sosial Masyarakat BEM STIS Al-Wafa, Mengawal Aspirasi, Bergerak untuk Masyarakat.

Penulis: Yusuf Wicaksono
Editor  : Redaksi

Baca Lainnya

BPJS Ketenagakerjaan Langsa Siap Berkolaborasi Sukseskan Festival PKRM PRIMA DMI

11 September 2026 - 01:38 WIB

Sekretaris Umum HISSI Aceh Apresiasi dan Dukung Penuh PKRM PRIMA DMI Langsa

11 September 2026 - 01:34 WIB

Dari Julok Menuju Tiongkok: Shilva Zohra Raih Beasiswa Penuh Kuliah Di China

10 September 2026 - 11:18 WIB

Semarak Memperingati Maulid, KKN Desa Dewi Sri Melaksanakan Pekan Kreativitas Anak Islami asah potensi dan Nilai Keislamaan Anak

10 September 2026 - 08:20 WIB

Ketua Baitul Mal Langsa Dukung PKRM dan PRIMA DMI Langsa Award 2026

10 September 2026 - 07:54 WIB

Trending di Aceh