Pesantren An Ni’mah Sagulung Terbakar, Santri Terlihat Panik dan Berhamburan Dewi Ansar Buka OKE GAS di Mapur, Perkuat Peran Keluarga Cegah Stunting DPP GEMA SILAMPARI Desak Usut Dugaan Penyimpangan Anggaran Proyek Infrastruktur Di Kota Lubuklinggau. Pemprov Kepri dan Kejati Kepri Perkuat Pengamanan Proyek Strategis dan Pemulihan Aset Daerah Merawat Warisan Sejarah Pulau Penyengat, Harapan Ekonomi Masyarakat Menguat 442 Atlet Batam Berlaga di Porprov Kepri 2026, Targetkan Juara Umum

BP Batam

Sekolah Terintegrasi Merah Putih, Menumbuhkan Mimpi di Tanah Rempang-Galang

badge-check


 Sekolah Terintegrasi Merah Putih, Menumbuhkan Mimpi di Tanah Rempang-Galang Perbesar

Askaranews.com. Batam-Ada pemandangan yang berbeda di lokasi Sekolah Terintegrasi Merah Putih, pada Minggu pagi (2/8/2026). Tampak keceriaan dan tawa yang riuh dari langkah-langkah kecil penuh harapan dari putra-putri Rempang yang mengikuti gelaran Rempang Ceria Bersama Sekolah Terintegrasi Merah Putih.

Melalui kegiatan Rempang Ceria Bersama Sekolah Integrasi Merah Putih, anak-anak Rempang-Galang percaya bahwa mimpi-mimpi mereka layak diperjuangkan, dan pendidikan menjadi jembatan utama untuk menggapainya.

Di tengah riuh tawa dan sorak gembira anak-anak, kehadiran Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menambah kehangatan yang terasa semakin kental.

Keduanya tak sekadar datang untuk menyaksikan kegiatan, tetapi membaur dan berbincang dengan ratusan anak-anak Rempang-Galang. Sapaan hangat, senyum yang tulus, hingga genggaman tangan sederhana menjadi momen yang membekas bagi mereka. Tumbuh harapan besar tentang masa depan anak-anak Rempang yang lebih cerah.

Kegiatan Rempang Ceria ini, semakin semarak karena dirangkaikan dengan berbagai perlombaan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia serta sempena dengan rangkaian Hari Anak Nasional 2026.

Beragam lomba yang melibatkan anak-anak, seperti lomba permainan tradisional hingga perlombaan hiburan lainnya, berlangsung penuh keceriaan dan kebersamaan. Sorak sorai peserta dan warga menciptakan suasana yang hangat, sekaligus mempererat tali silaturahmi.

Dalam kesempatan itu, Amsakar mengatakan pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih bukan sekadar menghadirkan fasilitas pendidikan, tetapi menjadi bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia unggul sebagai generasi penerus di wilayah Rempang-Galang. Menurutnya, pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun masa depan daerah.

Kehadiran Sekolah Terintegrasi Merah Putih di atas lahan seluas 18,5 Ha, nantinya diharapkan menjadi ruang bagi lahirnya generasi yang unggul dan berprestasi, siap menjaga dan mengawal pembangunan daerah di masa mendatang.

“Sekolah Terintegrasi Merah Putih akan menjadi wadah untuk mencetak generasi berprestasi khususnya bagi anak-anak kita di Rempang Galang.” Kata Amsakar.

Di akhir sambutannya, Amsakar menyampaikan apresiasi kepada seluruh tokoh masyarakat dan pihak-pihak yang telah mendukung pembangunan Sekolah Merah Putih sehingga dapat berjalan dengan baik. Ia menegaskan bahwa kolaborasi seluruh elemen masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan yang memberikan manfaat bagi generasi mendatang.

“Anak-anak kita harus terus dimotivasi dan didorong agar tumbuh menjadi generasi hebat yang mampu menjaga dan mengawal pembangunan Batam. Atas nama BP Batam dan Pemerintah Kota Batam, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh tokoh masyarakat atas dukungan sehingga pembangunan ini dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya, Minggu (2/8/2026).

Sementara itu, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, mengatakan keceriaan yang terpancar dari wajah anak-anak dalam kegiatan Rempang Ceria Bersama Sekolah Integrasi Merah Putih menjadi motivasi bagi pemerintah untuk terus menghadirkan program-program yang berpihak pada masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.

Menurut Li Claudia, pembangunan Sekolah Integrasi Merah Putih merupakan wujud komitmen pemerintah dalam memberikan akses pendidikan yang berkualitas bagi anak-anak Rempang-Galang. Melalui fasilitas pendidikan yang memadai, diharapkan mereka dapat tumbuh dalam lingkungan belajar yang nyaman, aman, dan mampu mengembangkan potensi diri secara optimal.

“Keceriaan anak-anak hari ini menjadi semangat bagi kami untuk terus menghadirkan program-program yang berpihak pada masyarakat. Kami berharap Sekolah Integrasi Merah Putih menjadi tempat lahirnya generasi Rempang yang cerdas, berkarakter, dan siap menyongsong masa depan,” ujarnya.

Bagi anak-anak yang hadir, Sekolah Terintegrasi Merah Putih bukan lagi sekadar hamparan tanah dan material bangunan. Mereka membayangkan ruang kelas, perpustakaan, lapangan bermain, hingga tempat untuk mengejar cita-cita.

Melalui pembangunan Sekolah Merah Putih yang diiringi semarak peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia, pemerintah berharap tidak hanya menghadirkan fasilitas pendidikan yang memadai, tetapi juga menanamkan nilai-nilai persatuan, gotong royong, dan cinta tanah air kepada anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

Sumber: MC BP Batam
Editor   : Redaksi

Baca Lainnya

Pesantren An Ni’mah Sagulung Terbakar, Santri Terlihat Panik dan Berhamburan

27 Oktober 2026 - 14:54 WIB

442 Atlet Batam Berlaga di Porprov Kepri 2026, Targetkan Juara Umum

27 Oktober 2026 - 11:08 WIB

Jambore PKK Batam 2026 Digelar November, 120 Kader Siap Berpartisipasi

27 Oktober 2026 - 10:58 WIB

Hari Bakti ke-55, BP Batam Gaungkan Semangat “Batam Maju, Investasi Melaju”

26 Oktober 2026 - 10:18 WIB

Camat Sagulung Turun Langsung Gotong Royong, Bersihkan Jalan Alternatif di Perumahan Sentosa Perdana

25 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Trending di Batam