Generasi Merdeka Hadir di Tengah Warga Cilegon,Erupsi Anak Gunung Krakatau Bagikan Masker dan Nasi Kotak, Hadir Jumat Berkah Musancab PKB Brebes: Meneguhkan Kemenangan Politik Tahun 2029 HIMASAL Brebes dalam Tarikan Nafas Khidmat Masyayekh Lirboyo Mengenal Prof Dr Suwendi Sang Pejuang Pendidikan Keagamaan di Nusantara. Buka Mubes PK NTT Batam, Amsakar Tekankan Keberagaman Harus Jadi Kekuatan Komisaris PT Pertamina Arun Gas (PAG) Dukung PKRM PRIMA DMI Langsa 2026. Wanda Assyura: remaja masjid harus diberi ruang untuk berkreasi.

Pemko Batam

Batam Masuk Nominasi ADLGA 2026, Sekda Firmansyah Paparkan Transformasi Digital Berbasis Data

badge-check


 Sekda Batam, Firmansyah, memaparkan sejumlah program digital kepada tim penilai ADLGA 2026 di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (23/7/2026). Perbesar

Sekda Batam, Firmansyah, memaparkan sejumlah program digital kepada tim penilai ADLGA 2026 di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (23/7/2026).

Askaranews.com. BatamPemerintah Kota (Pemko) Batam kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Kota Batam masuk dalam lima besar nominasi Askompsi Digital Leadership Government Awards (ADLGA) 2026 pada kategori Sekretaris Daerah Kota. Prestasi tersebut menjadi pengakuan atas komitmen Pemko Batam dalam membangun tata kelola pemerintahan berbasis data dan memperkuat digitalisasi pelayanan publik.

Tahapan penilaian dilanjutkan melalui visitasi tim penilai ADLGA 2026 yang diterima langsung Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Lantai II Kantor Wali Kota Batam, Kamis (23/7/2026).

Pada kategori Sekretaris Daerah, terdapat 15 nominator terbaik dari seluruh Indonesia yang mengikuti penilaian akhir. Mereka terdiri atas lima Sekretaris Daerah Provinsi, lima Sekretaris Daerah Kota, dan lima Sekretaris Daerah Kabupaten.

Dalam paparannya, Firmansyah menjelaskan bahwa transformasi digital di Kota Batam tidak sekadar berfokus pada pemanfaatan teknologi informasi. Menurutnya, digitalisasi telah menjadi fondasi dalam penyusunan kebijakan, perencanaan pembangunan, peningkatan kualitas pelayanan publik, hingga optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Ia mengatakan, setiap kebijakan yang diambil Pemerintah Kota Batam disusun berdasarkan data yang akurat, tervalidasi, dan terintegrasi. Data tersebut dihimpun tidak hanya dari perangkat daerah, tetapi juga melalui aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) mulai dari tingkat RT dan RW, kelurahan, kecamatan, hingga perangkat daerah.

“Kami meyakini pembangunan yang baik harus dimulai dari data yang baik. Karena itu, setiap kebijakan yang diambil Pemerintah Kota Batam harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata. Data yang kami gunakan bukan hanya data administrasi, tetapi juga data yang berasal dari aspirasi masyarakat dan telah melalui proses validasi secara berjenjang,” ujar Firmansyah.

Ia menambahkan, pendekatan data-driven government memungkinkan program pembangunan disusun secara lebih presisi, tepat sasaran, dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.

Selain mendukung perencanaan pembangunan, digitalisasi juga diterapkan dalam pengelolaan pendapatan daerah untuk mewujudkan tata kelola keuangan yang lebih transparan, akuntabel, dan efisien.

Salah satu implementasinya ialah penerapan pembayaran parkir menggunakan QRIS yang dinilai mampu meningkatkan kemudahan layanan sekaligus memperkuat transparansi penerimaan daerah.

“Digitalisasi juga kami dorong untuk meningkatkan PAD. Pembayaran parkir melalui QRIS memberikan kemudahan bagi masyarakat sekaligus meningkatkan transparansi dan akurasi penerimaan daerah sehingga potensi kebocoran dapat diminimalkan,” katanya.

Firmansyah menegaskan, digitalisasi akan terus diperluas ke berbagai sektor pelayanan publik sebagai bagian dari upaya mewujudkan pemerintahan yang modern, adaptif, dan berdaya saing.

Di bawah kepemimpinan Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra, Pemerintah Kota Batam terus memperkuat integrasi data lintas sektor serta mempercepat digitalisasi pelayanan publik guna mendukung pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Masuknya Batam dalam lima besar nominasi ADLGA 2026 menjadi indikator bahwa transformasi digital yang dijalankan tidak hanya berorientasi pada penggunaan teknologi, tetapi juga pada pemanfaatan data dan inovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat tata kelola pemerintahan, serta mengoptimalkan pendapatan daerah.

Melalui penguatan kepemimpinan digital dan tata kelola pemerintahan berbasis data, Batam terus mempertegas posisinya sebagai salah satu daerah yang konsisten menghadirkan inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik di Indonesia.

Sumber: MC Batam
Editor   : Redaksi

Baca Lainnya

Buka Mubes PK NTT Batam, Amsakar Tekankan Keberagaman Harus Jadi Kekuatan

12 September 2026 - 09:54 WIB

Amsakar: GMPP Harus Jadi Jembatan Masyarakat Pesisir dan Pemerintah

12 September 2026 - 09:37 WIB

BP Batam Perkuat Promosi KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam di Medical Fair Asia 2026

12 September 2026 - 07:36 WIB

Video Warga Batam di Kamboja Beredar: Keluarga Diminta Lapor, Pemko Koordinasi dengan Kemlu dan BP2MI

11 September 2026 - 14:57 WIB

LAM Kota Batam: Do’a selamat dan Do’a Arwah Sempena Hari Jadi LAM Yang Ke-26

11 September 2026 - 12:31 WIB

Trending di Batam