Menu

Mode Gelap
Ranperda Pertanggungjawaban APBD Provinsi Kepri TA 2025 Disahkan Menjadi Perda Disdukcapil Kota Tanjungpinang Raih Sertifikasi ISO/IEC 27001:2022, Perkuat Keamanan Data dan Kepercayaan Publik Kenaikan Harga BBM Berdampak, Pemko Batam Kendalikan Inflasi Lewat Kolaborasi TPID Diskominfo Tanjungpinang Edukasi Masyarakat Kenali Modus Love Scamming Terima Kunjungan Komisi III DPRD Karimun. Ahmad Yani: Berbagi Praktik Baik Bahas Pengelolaan Limbah B3 Gelar Rakor TPID, Wawako Raja Ariza: Fenomena El Nino Memengaruhi Distribusi Pasokan dan Inflasi Daerah

Tanjungpinang

Diduga Jadi Arena Judi Terselubung, Majesty KTV Tanjungpinang Seret Nama APH Wilayah

badge-check


 Diduga Jadi Arena Judi Terselubung, Majesty KTV Tanjungpinang Seret Nama APH Wilayah Perbesar

AskaraNews.com-Tanjungpinang-Salah satu tempat hiburan malam ternama di Kota Tanjungpinang, Majesty KTV, kembali menjadi sorotan publik. Tempat yang berlokasi di Komplek Bintan Indah Mall, Jalan Pos, Lantai 5, Kecamatan Tanjungpinang Kota, Kepulauan Riau itu diduga kuat menjadi lokasi praktik judi bola pimpong yang masuk dalam ranah pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 303 KUHP.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, aktivitas perjudian tersebut telah berlangsung cukup lama. Namun ironisnya, aparat penegak hukum (APH) setempat, termasuk wilayah hukum Polsubsektor terkait, terkesan tutup mata dan belum menunjukkan langkah penindakan yang tegas.

Sebelumnya, Majesty KTV diketahui sempat menyediakan room hold. Namun seiring menurunnya aktivitas di ruangan tersebut, pengelola diduga mengalihkan fungsi room KTV menjadi tempat karaoke yang disertai praktik perjudian. Modusnya dilakukan secara tertutup di dalam ruangan, dengan sistem taruhan mulai dari Rp10 ribu hingga ratusan ribu rupiah.

Dalam praktiknya, pemain yang ikut berjudi akan menerima kartu atau kupon menyerupai nota. Jika menang dan berhenti bermain, kupon tersebut dapat ditukarkan langsung dengan uang tunai. Permainan judi yang dimaksud disebut-sebut menggunakan media bola pimpong yang dimasukkan ke dalam botol kaca, serta dipandu oleh seorang yang berperan layaknya wasit.

Sumber juga menyebutkan, apabila pemain ingin memulai permainan, cukup menekan tombol di dalam room, lalu seseorang yang diduga sebagai bandar akan datang ke ruangan dengan membawa tas selempang. Sementara itu, pemandu karaoke tetap disediakan sebagaimana lazimnya KTV hiburan malam. Ujarnya

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan serius di tengah masyarakat terkait komitmen penegakan hukum di Tanjungpinang, khususnya terhadap praktik perjudian terselubung yang diduga berlangsung bebas di tempat hiburan malam. Publik mendesak agar aparat penegak hukum segera turun tangan, melakukan penyelidikan menyeluruh, dan menindak tegas pihak-pihak yang terlibat tanpa pandang bulu.

Hingga akhirnya berita ini disiarkan, media ini masih berupaya melakukan konfirmasi ke pihak berwajib wilayah Polda Kepri

Baca Lainnya

Disdukcapil Kota Tanjungpinang Raih Sertifikasi ISO/IEC 27001:2022, Perkuat Keamanan Data dan Kepercayaan Publik

29 Juli 2026 - 14:26 WIB

Diskominfo Tanjungpinang Edukasi Masyarakat Kenali Modus Love Scamming

29 Juli 2026 - 09:11 WIB

Terima Kunjungan Komisi III DPRD Karimun. Ahmad Yani: Berbagi Praktik Baik Bahas Pengelolaan Limbah B3

29 Juli 2026 - 09:07 WIB

Gelar Rakor TPID, Wawako Raja Ariza: Fenomena El Nino Memengaruhi Distribusi Pasokan dan Inflasi Daerah

29 Juli 2026 - 09:03 WIB

Disdik Tanjungpinang Persiapkan Program Seragam Gratis bagi Siswa Baru

29 Juli 2026 - 08:59 WIB

Trending di Pendidikan