Menu

Mode Gelap
BP Batam Pastikan Perbaikan Jalan Gajah Mada Hadirkan Jalan yang Lebih Berkualitas dan Nyaman, Pengguna Jalan Dihimbau Senantiasa Berhati-hati Investasi Batam Tumbuh 62,75 Persen, Ciptakan 40.943 Lapangan Kerja Pemprov Kepri Bangun Kanal Banjir di Kampung Purwodadi Bintan Timur Kepala Kantor Imigrasi Belakang Padang Hadiri Serah Terima Jabatan dan Pisah Sambut Kepala Rumah Detensi Imigrasi Pusat Tanjung Pinang Amsakar-Li Claudia Apresiasi Sinergi PLN Batam dan Altiva, Perkuat Ekosistem Data Center di Batam Tingkatkan Layanan Publik, Amsakar Resmikan Gedung Arsip dan Musala PN Batam

Tanjungpinang

Ikuti Rakor Kemendagri, Pemko Tanjungpinang Perkuat Langkah Pengendalian Inflasi Daerah

badge-check


 Ikuti Rakor Kemendagri, Pemko Tanjungpinang Perkuat Langkah Pengendalian Inflasi Daerah Perbesar

Askaranews.com. Kota Tanjungpinang – Pemerintah Kota Tanjungpinang menunjukkan komitmennya terus aktif mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia (RI) secara hybrid di Ruang Rapat Asisten II, Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Senin (8/6/2026).

Rakor dipimpin Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir, yang menekankan pentingnya langkah cepat, konkret, dan terukur dari pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga, khususnya komoditas pangan strategis.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per Mei 2026, kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang inflasi terbesar dengan andil sebesar 0,39 persen. Di antara komoditas tersebut, cabai merah tercatat memberikan tekanan inflasi tertinggi setelah mengalami kenaikan harga sebesar 25,64 persen dengan andil inflasi mencapai 0,08 persen.

Tomsi menilai pemerintah daerah perlu mengambil langkah lebih proaktif terkait hal ini dengan menggalakkan gerakan menanam cabai di wilayah masing-masing sebagai langkah konkret mengendalikan harga. Menurutnya, tingginya harga cabai saat ini tidak dapat terus diatasi hanya dengan mengandalkan distribusi pasokan dari daerah lain, tetapi perlu dibarengi peningkatan produksi di tingkat lokal.

Selain membahas pengendalian inflasi, rakor juga membahas terkait kondisi kemiskinan, stunting, ketenagakerjaan, serta program pembangunan nasional lainnya sebagai upaya memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

Menanggapi hal ini, Kabid Stabilisasi Harga dan Pengembangan Ekspor Disdagin Kota Tanjungpinang, Riyanto menyampaikan Pemko Tanjungpinang terus berupaya melakukan langkah-langkah konkret agar inflasi daerah tetap terkendali, diantaranya dengan melakukan pemantauan harga bahan pokok secara berkala, memastikan kelancaran distribusi, serta menjaga ketersediaan pasokan komoditas strategis di pasaran.

“Pemko Tanjungpinang melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) juga akan terus melakukan koordinasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk mendorong penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan daerah”, pungkas Riyanto.

Komitmen ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam menjaga daya beli masyarakat, memperkuat stabilitas ekonomi daerah, serta mendukung tercapainya pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Sumber: MC TPI
Redaksi: Jabat KH

 

Baca Lainnya

Kepala Kantor Imigrasi Belakang Padang Hadiri Serah Terima Jabatan dan Pisah Sambut Kepala Rumah Detensi Imigrasi Pusat Tanjung Pinang

28 Juli 2026 - 14:31 WIB

Wali Kota Lis Ingatkan Aparatur, Pahami Aspek Hukum Pengadaan Sejak Tahap Perencanaan

17 Juli 2026 - 08:01 WIB

Pemko Tanjungpinang Siapkan Perwako Implementasi Program Kartu Bima Sakti

15 Juli 2026 - 10:19 WIB

Jelang Verifikasi Faktual, Pemko Tanjungpinang Matangkan Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Periode 2026–2031

15 Juli 2026 - 07:10 WIB

Tanjungpinang Dapat 589 Bantuan Rehab RTLH, Wali Kota Lis: Terbesar Sepanjang Sejarah

15 Juli 2026 - 01:56 WIB

Trending di Tanjungpinang