Pemko Batam Perluas Layanan Pendaftaran Parkir Berlangganan, Bisa di BCS dan Kantor Wali Kota Porprov VI Kepri Digelar di Tanjungpinang, Gubernur Ansar: Ajang Jaring Atlet Potensial Wali Kota Lis: Porprov Kepri Jadi Momentum Gerakkan Ekonomi Masyarakat Tanjungpinang Kapolri Larang Seluruh Polri dan Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Polri Gunakan Vape atau Rokok Elektrik BP Batam Berikan Anugerah Investasi 2026, Apresiasi Kontribusi Investor bagi Pembangunan Batam Raih Gelar Winner First Face Kids Junior Indonesia 2026, Queenera Harumkan Nama Tanjungpinang

Advetorial

Batam Tuan Rumah Pantun Tiga Serumpun, Amsakar: Perkuat Identitas Budaya Melayu

badge-check


 Batam Tuan Rumah Pantun Tiga Serumpun, Amsakar: Perkuat Identitas Budaya Melayu Perbesar

Askaranews.com. Batam-Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, resmi membuka kegiatan Pantun Tiga Serumpun yang merupakan kolaborasi antara Radio Republik Indonesia (RRI), Radio Televisyen Malaysia (RTM), dan Radio Televisyen Brunei (RTB). Kegiatan ini digelar di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (23/4/2026).

Pembukaan ditandai dengan pemukulan kompang secara bersama oleh Wali Kota Batam dan pimpinan delegasi dari tiga negara. Kehadiran insan penyiaran dan budayawan dari Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam tersebut memperkuat posisi Batam sebagai salah satu pusat pelestarian budaya Melayu di tingkat regional.

Dalam sambutannya, Amsakar menyampaikan apresiasi atas kehadiran Direktur Program dan Produksi RRI, Mistam Abdi, yang memiliki kedekatan emosional dengan Kota Batam. Ia juga menyampaikan penghargaan kepada Ketua Delegasi RTM, Puan Nor Zamsuni binti Ramli, serta Ketua RTB, Tuan Mohammad Akil Faiz.

“Selamat datang kembali kepada Bapak Mistam Abdi yang pernah bertugas di Batam. Momentum ini terasa seperti pulang kampung. Terima kasih atas dedikasi RRI dalam membangun kolaborasi ini,” ujar Amsakar.

Amsakar menegaskan, pelestarian budaya Melayu membutuhkan kolaborasi dan sinergi lintas negara. Menurutnya, Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam memiliki akar budaya yang sama, sehingga kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat identitas di tengah tantangan era disrupsi.

“Budaya bukan sekadar romantisme masa lalu, tetapi menjadi fondasi nilai bagi generasi. Di tengah arus globalisasi, nilai-nilai lokal kerap tergerus. Karena itu, jati diri harus terus dijaga,” tegasnya.

Ia juga menyinggung keberagaman Indonesia yang memiliki lebih dari 300 suku bangsa. Menurutnya, budaya merupakan hasil proses panjang yang membentuk pola pikir, sikap, dan perilaku masyarakat.

Selain itu, Amsakar mengapresiasi pengakuan pantun oleh UNESCO sebagai warisan budaya takbenda yang diusulkan secara bersama oleh negara-negara serumpun.

Mengakhiri sambutannya, Amsakar menyampaikan pesan filosofis Melayu sebagai penyemangat pelestarian budaya.

“Esa hilang dua terbilang, patah tumbuh hilang berganti, takkan Melayu hilang di bumi. Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, kegiatan Pantun Tiga Serumpun kolaborasi RRI, RTM, dan RTB secara resmi saya nyatakan dibuka,” ujarnya.

Turut hadir mendampingi Wali Kota Batam, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batam, Rudi Panjaitan, serta Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata.

Baca Lainnya

Pemko Batam Perluas Layanan Pendaftaran Parkir Berlangganan, Bisa di BCS dan Kantor Wali Kota

2 November 2026 - 04:59 WIB

BP Batam Berikan Anugerah Investasi 2026, Apresiasi Kontribusi Investor bagi Pembangunan Batam

1 November 2026 - 12:30 WIB

Amsakar: Pendidikan Jadi Investasi Penting untuk Siapkan Generasi Batam Berdaya Saing Global

31 Oktober 2026 - 12:17 WIB

HUT ke-26 DPRD Batam, Amsakar Tekankan Sinergi dan Kolaborasi Pembangunan

31 Oktober 2026 - 12:12 WIB

Kecamatan Sagulung Ukir Prestasi, Raih IPP 4,20 Kategori A dan Puncaki Penilaian Pelayanan Publik Se-Kota Batam 2026

30 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Trending di Batam