Menu

Mode Gelap
Investasi Batam Tumbuh 62,75 Persen, Ciptakan 40.943 Lapangan Kerja Pemprov Kepri Bangun Kanal Banjir di Kampung Purwodadi Bintan Timur Kepala Kantor Imigrasi Belakang Padang Hadiri Serah Terima Jabatan dan Pisah Sambut Kepala Rumah Detensi Imigrasi Pusat Tanjung Pinang Amsakar-Li Claudia Apresiasi Sinergi PLN Batam dan Altiva, Perkuat Ekosistem Data Center di Batam Tingkatkan Layanan Publik, Amsakar Resmikan Gedung Arsip dan Musala PN Batam Firmansyah: Budaya Baca Jadi Fondasi Membangun SDM Unggul dan Batam Madani

BP Batam

BP Batam Gelar Rapat Strategis, Bahas Dampak Kenaikan Harga Minyak Global terhadap Stabilitas BBM

badge-check


 Wakil Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Li Claudia Chandra, memimpin pertemuan strategis bersama pelaku usaha, perwakilan Pertamina, dan PLN Perbesar

Wakil Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Li Claudia Chandra, memimpin pertemuan strategis bersama pelaku usaha, perwakilan Pertamina, dan PLN

AskaraNews.Com. Batam-Wakil Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Li Claudia Chandra, memimpin pertemuan strategis bersama pelaku usaha, perwakilan Pertamina, dan PLN guna membahas dinamika kenaikan harga minyak global yang dipicu konflik Iran–Amerika Serikat serta dampaknya terhadap ketersediaan dan stabilitas bahan bakar minyak (BBM) di Kota Batam.

Rapat yang berlangsung selama dua hari, pada 9 hingga 10 April 2026 di Batam Centre tersebut menyoroti pentingnya langkah antisipatif dalam menghadapi tekanan global yang berpotensi memengaruhi sektor energi dan dunia usaha.

Dalam arahannya, Li Claudia Chandra menegaskan bahwa koordinasi lintas sektor menjadi kunci utama untuk mencegah terjadinya gejolak harga yang dapat mengganggu iklim investasi di Batam.

“BP Batam berkomitmen memastikan tidak terjadi lonjakan harga yang tidak terkendali di lapangan. Stabilitas pasokan dan harga BBM sangat penting untuk menjaga keberlangsungan industri dan daya saing kawasan,” ujarnya.

Dalam forum tersebut juga disampaikan bahwa kondisi stok BBM di Batam saat ini masih dalam kategori aman dan terkendali. Dengan demikian, pelaku usaha diharapkan tetap tenang dan tidak khawatir terhadap potensi kelangkaan dalam waktu dekat, meskipun terdapat tekanan harga di pasar global.

Perwakilan Pertamina dan PLN turut memaparkan kondisi terkini terkait pasokan energi, termasuk langkah-langkah mitigasi untuk mengantisipasi potensi gangguan distribusi. Sementara itu, pelaku usaha menyampaikan sejumlah tantangan yang dihadapi, terutama terkait kebutuhan BBM untuk mendukung aktivitas industri dan konstruksi.

Li Claudia Chandra juga menegaskan bahwa BP Batam akan terus berperan sebagai fasilitator antara pemerintah dan dunia usaha, guna memastikan setiap kebijakan yang diambil mampu merespons dinamika global secara cepat dan tepat.

Melalui sinergi yang kuat antara seluruh pihak, BP Batam optimistis stabilitas energi di wilayah Batam dapat terus terjaga, sehingga mampu mendukung keberlanjutan investasi serta pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Baca Lainnya

Investasi Batam Tumbuh 62,75 Persen, Ciptakan 40.943 Lapangan Kerja

28 Juli 2026 - 15:38 WIB

Amsakar-Li Claudia Apresiasi Sinergi PLN Batam dan Altiva, Perkuat Ekosistem Data Center di Batam

28 Juli 2026 - 10:02 WIB

Tingkatkan Layanan Publik, Amsakar Resmikan Gedung Arsip dan Musala PN Batam

28 Juli 2026 - 09:57 WIB

Firmansyah: Budaya Baca Jadi Fondasi Membangun SDM Unggul dan Batam Madani

28 Juli 2026 - 08:11 WIB

Batam Jajaki Kerja Sama Pendidikan dengan Korea Selatan, Siapkan SDM Berdaya Saing Global

27 Juli 2026 - 11:23 WIB

Trending di Batam