Generasi Merdeka Hadir di Tengah Warga Cilegon,Erupsi Anak Gunung Krakatau Bagikan Masker dan Nasi Kotak, Hadir Jumat Berkah Musancab PKB Brebes: Meneguhkan Kemenangan Politik Tahun 2029 HIMASAL Brebes dalam Tarikan Nafas Khidmat Masyayekh Lirboyo Mengenal Prof Dr Suwendi Sang Pejuang Pendidikan Keagamaan di Nusantara. Buka Mubes PK NTT Batam, Amsakar Tekankan Keberagaman Harus Jadi Kekuatan Komisaris PT Pertamina Arun Gas (PAG) Dukung PKRM PRIMA DMI Langsa 2026. Wanda Assyura: remaja masjid harus diberi ruang untuk berkreasi.

Karimun

Debit Air Hanya Tahan 3 Bulan, Perumda Tirta Karimun Tambah Jam Operasional

badge-check


 Waduk Tempan di Kundur menjadi salah satu andalan suplai air ke pelanggan di Tanjungbalai Karimun. Perbesar

Waduk Tempan di Kundur menjadi salah satu andalan suplai air ke pelanggan di Tanjungbalai Karimun.

AskaraNews.com,Karimun-Manajemen Perumda Tirta Mulia Unit Kundur menambah jam operasional yang tadinya 10 jam menjadi 14 jam. Kegiatan ini dilakukan meski debit air bersih di Waduk Tempan, Desa Lubuk, Kecamatan Kundur mengalami penyusutan.

”Operasional distribusi air bersih kita ke pelanggan dari dulu memang tidak dilakukan sampai 24 jam. Sebaliknya, hanya 10 jam saja. Namun, dengan kondisi cuaca panas terik saat ini, jam operasional kami tambah dari 10 jam menjadi 14 jam. Yakni, mulai pukul 06.00 WIB sampai dengan pukul 22.00 WIB,” ujar Manajer Perumda Tirta Mulia Karimun Unit Kundur, Armand kepada Batam Pos, Senin (30/3/2026).

Penambahan jam operasional, katanya, karena adanya permintaan dari pelanggan. Khususnya, banyak yang menyampaikan tidak mendapatkan air. Makanya, manajemen perusahaan mengambil kebijakan menambah waktu operasional. Meski, kondisi waduk saat ini mengalami penyusuan disebabkan hampir 2 bulan lamanya tidak turun hujan.

”Dalam mengelola air bersih, kami memiliki 4 waduk. Dan, yang digunakan untuk suplai air bersih ke 812 sambungan rumah hanya satu waduk. Yakni, Waduk Tempan dengan luas 2,27 hektar. Kondisi penyusuitan saat ini sudah mencapai 30 persen. meski demikian, untuk saat ini masih mampu untuk suplai air bersih ke pelanggan,” jelas Armand.

Jika kondisi panas terik seperti ini terus berlangsung, tambahnya, maka tidak menutup kemungkinan penyusutan debit air akan terus bertambah. Dia memperkirakan Waduk Tempan hanya bisa bertahan maksimal 3 bulan lagi. Karena, memang waduk tersebut juga tergantung dengan air hujan.

”Kalau kondisi normal ketinggian air di waduk mencapai 4 meter. Tapi, sekarang ketinggiannya berkurang menjadi 3,7 meter. Selain itu, penyusutan air di waduk juga disebabkan karena bertambahnya jam operasional mesin pompa air. Dengan Demikian, jumlah pemakaian air bersih juga meningkat,” papar Armand.

Baca Lainnya

BNN dan Bea Cukai Hentikan Kapal MV Ocean Porter, 2,6 Ton Sabu Digagalkan di Karimun

21 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Bunda Literasi Karimun Ajak 60 Siswa SD Gemar Membaca Sejak Dini

20 Agustus 2026 - 21:40 WIB

Iskandarsyah Tegaskan Komitmen Perkuat Sinergi Daerah

14 Agustus 2026 - 22:19 WIB

Wabup Rocky Lepas Dua Putra-Putri Terbaik Karimun ke Paskibraka Tingkat Provinsi Kepri 2026

5 Agustus 2026 - 17:11 WIB

Tim Sepak Bola Tanjungpinang Menang 3-1 atas Karimun di POPDA X Kepri

4 Juli 2026 - 09:42 WIB

Trending di Karimun