AskaraNews.com,Tanjungpinang-Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tanjungpinang Arizal menyampaikan tausyiah dalam kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Kota Tanjungpinang yang digelar di Masjid Nurul Iman, Km 8 Jalan Jalan RH Fisabilillah, Sabtu (14/3/2026).
Dalam tausyiahnya, Arizal mengajak umat Islam tetap menjaga semangat beribadah meskipun terdapat perbedaan pandangan dalam pelaksanaan Ramadan.

Ia juga menyinggung fenomena judi, khususnya judi daring yang kini marak terjadi di tengah masyarakat.
“Secara garis besar judi tidak dibenarkan oleh negara sesuai undang-undang yang berlaku. Judi online yang banyak dipraktikkan saat ini, baik judi tradisional maupun berbasis digital, merupakan perbuatan setan yang harus dijauhi,” ujarnya.
Menurut Arizal, praktik judi dapat membawa dampak negatif dalam kehidupan sosial karena membuat seseorang lalai dan mempertaruhkan banyak hal dalam hidupnya.
Ia menilai kebiasaan tersebut bahkan dapat memicu meningkatnya angka perceraian.
Sementara itu, pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Nurul Iman Inderi Zamar menyampaikan rasa syukur atas kunjungan Safari Ramadan Pemerintah Kota Tanjungpinang di masjid tersebut.
Ia mengatakan kapasitas Masjid Nurul Iman saat ini dapat menampung lebih dari 700 jemaah setelah dilakukan penambahan renovasi beberapa waktu lalu.
“Kapasitas Masjid Jami Nurul Iman saat ini mencapai sekitar 700 jemaah setelah dilakukan renovasi,” ujarnya.
Dalam rangka menyemarakkan Ramadan, pihak masjid juga menggelar berbagai kegiatan keagamaan seperti i’tikaf serta program pembinaan Al-Qur’an bagi pelajar.
“Saat liburan sekolah kami juga mengadakan program Ramadan bersama Al-Qur’an yang diikuti sekitar 40 siswa dengan target hafalan satu juz,” kata Inderi.
Sementara itu, Wali Kota Lis Darmansyah mengatakan Safari Ramadan menjadi salah satu sarana mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat selama bulan suci Ramadan.
“Selain Safari Ramadan, kami juga melaksanakan program Subuh keliling sebagai motivasi untuk terus meningkatkan silaturahmi dan keimanan bersama,” ujar Lis.
Ia juga mengajak pihak sekolah untuk mengarahkan para peserta didik mengikuti kegiatan positif, khususnya dalam pembinaan keagamaan guna memperkuat ukhuwah Islamiyah.
“Mudah-mudahan di bulan yang penuh berkah ini kita dapat terus menanamkan nilai-nilai keagamaan kepada anak-anak didik,” katanya.











