AskaraNews.com, Sungai Guntung – Upaya mengalihkan potensi balap liar menjadi kegiatan yang lebih terarah dan bermanfaat membuahkan hasil. Ratusan pemuda memadati kawasan DAM Sungai Guntung, Kelurahan Tagaraja, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau, pada Selasa dini hari, 3 Maret 2026, dalam gelaran Ramadan Race 2026 yang berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan.

Kegiatan yang digagas panitia pemuda setempat ini terlaksana berkat kolaborasi bersama Polsek Kateman, unsur Forkomincam Kateman, serta dukungan pelaku UMKM. Ajang tersebut menjadi alternatif positif bagi generasi muda untuk menyalurkan energi dan hobi otomotif mereka selama bulan suci Ramadan.

Plt Camat Kateman, Akapriadi, SH, menegaskan bahwa Ramadan bukan hanya momentum meningkatkan kualitas ibadah seperti puasa, tarawih, dan tadarus Al-Qur’an, tetapi juga saat yang tepat memperkuat nilai sosial dan kebersamaan. Ia menilai kegiatan kepemudaan yang terarah dapat menjadi benteng sosial dari pengaruh negatif.
“Ramadan adalah bulan penuh berkah, rahmat, dan ampunan. Selain memperbanyak ibadah, kita juga perlu menghadirkan kegiatan yang membangun karakter generasi muda agar tetap produktif dan terarah,” ujarnya.
Dari sisi keamanan, Kapolsek Kateman, Kompol Bachtiar, SH, MH, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima laporan masyarakat terkait aktivitas balap liar di sekitar lokasi tersebut. Sebagai respons, kepolisian memilih pendekatan persuasif dengan merangkul pemuda dan panitia untuk menghadirkan event resmi yang terorganisir dan terpantau.
“Kami tidak hanya melakukan penindakan, tetapi juga mencari solusi. Ramadan Race ini menjadi wadah untuk mengubah energi negatif menjadi prestasi positif,” tegasnya.
Ketua panitia, Aditya Jaya Pratama, menjelaskan bahwa Ramadan Race 2026 bukan sekadar kompetisi kecepatan, melainkan ruang silaturahmi dan solidaritas pemuda. Antusiasme masyarakat yang memadati area lomba menjadi bukti bahwa kegiatan positif selalu mendapat tempat di tengah masyarakat.
Hingga kegiatan berakhir, situasi tetap aman dan kondusif. Sinergi antara pemerintah kecamatan, aparat keamanan, panitia, serta dukungan UMKM setempat menunjukkan bahwa kolaborasi yang kuat mampu menghadirkan solusi kreatif. Ramadan Race 2026 pun menjadi simbol bahwa bulan suci dapat diisi dengan aktivitas sosial dan kepemudaan yang membangun serta mempererat kebersamaan.











