Menu

Mode Gelap
ANCAMAN YANG DIABAIKAN, KEHANCURAN YANG MENUNGGU: REFLEKSI ATAS KONDISI BANGSA HARI INI Ustaz Abdil Muhadir dan Veve Zulfikar Bakal Meriahkan Tablig Akbar Tahun Baru Islam di Batam Parade Seni dan Budaya Meriahkan Kemilau Nusantara Kepri 2026 Karimun Didorong Jadi Motor Baru Ekonomi Utara Indonesia Menata Nalar, Memahami Kebenaran Sehingga Tidak Terjebak dengan Sifat Egoistik Gubernur Aceh Ke-13 yang juga Tokoh Perdamaian Aceh Dr Zaini Abdullah Berpulang

Batam

Kemeriahan Cap Go Meh di Pulau Penawar Rindu, Barongsai VDB 8 Star Hibur Warga

badge-check


					Kemeriahan Cap Go Meh di Pulau Penawar Rindu, Barongsai VDB 8 Star Hibur Warga Perbesar

AskaraNews.com,Batam-Suasana meriah mewarnai perayaan Cap Go Meh di Pulau Penawar Rindu, Kecamatan Belakang Padang, Batam. Acara tersebut dimeriahkan oleh penampilan Barongsai VDB 8 Star yang sukses menghibur masyarakat setempat.

Perayaan Cap Go Meh ini merupakan tradisi turun-temurun masyarakat Tionghoa sebagai penanda berakhirnya rangkaian perayaan Tahun Baru Imlek. Setiap tahunnya, tradisi ini selalu disambut dengan antusias oleh warga dari berbagai kalangan.

Dalam pelaksanaannya, tim barongsai berkeliling mengunjungi rumah dan toko-toko warga yang menggantungkan angpau. Barongsai kemudian melakukan atraksi untuk mengambil angpau tersebut, sekaligus mendoakan pemilik rumah atau usaha agar diberikan keberuntungan, kelancaran rezeki, serta keselamatan dalam menjalani kehidupan.

Tak hanya membawa doa bagi tuan rumah, para pemain barongsai juga berharap mendapatkan keberkahan dan keselamatan dalam setiap penampilannya.

Di tahun Kuda Api ini, masyarakat Belakang Padang berharap agar seluruh warga, khususnya di wilayah setempat dan umumnya di seluruh Indonesia, senantiasa diberikan keamanan, ketenteraman, serta kemudahan dalam segala urusan.

Dalam ungkapan bahasa Tionghoa, harapan tersebut disampaikan melalui doa: Popi Ping An (semoga selalu aman), Sen Ti Jian Kang (semoga sehat selalu), dan Se Se Sen Li (semoga segala urusan lancar).

Perayaan ini juga menjadi simbol kebersamaan antarwarga, tanpa memandang suku dan agama, dalam menjaga keharmonisan dan toleransi di tengah masyarakat.

Acara ditutup dengan ucapan “Gong Xi Fa Cai” sebagai bentuk harapan agar semua makhluk hidup di manapun berada dapat hidup bahagia dan sejahtera.

Baca Lainnya

Ustaz Abdil Muhadir dan Veve Zulfikar Bakal Meriahkan Tablig Akbar Tahun Baru Islam di Batam

14 Juni 2026 - 08:33 WIB

GNTL Batam: Tingginya Kasus HIV Harus Jadi Alarm Serius, Pemko Diminta Perkuat Ketahanan Keluarga dan Perlindungan Generasi Muda

13 Juni 2026 - 01:05 WIB

Pemkab Bintan Sosialisasikan Program BSRTLH 2026, 44 Unit Rumah Siap Direhabilitasi

13 Juni 2026 - 00:23 WIB

Kodaeral IV Batam Gagalkan Kiriman Sabu Ekstasi Rp 1, 9 Miliar dari Malaysia

12 Juni 2026 - 20:12 WIB

BP Batam dan Koarmada I Bahas Penguatan Keamanan Pelabuhan Berbasis AI dan Manajemen Risiko Terintegrasi

12 Juni 2026 - 15:23 WIB

Trending di Batam