Generasi Merdeka Hadir di Tengah Warga Cilegon,Erupsi Anak Gunung Krakatau Bagikan Masker dan Nasi Kotak, Hadir Jumat Berkah Musancab PKB Brebes: Meneguhkan Kemenangan Politik Tahun 2029 HIMASAL Brebes dalam Tarikan Nafas Khidmat Masyayekh Lirboyo Mengenal Prof Dr Suwendi Sang Pejuang Pendidikan Keagamaan di Nusantara. Buka Mubes PK NTT Batam, Amsakar Tekankan Keberagaman Harus Jadi Kekuatan Komisaris PT Pertamina Arun Gas (PAG) Dukung PKRM PRIMA DMI Langsa 2026. Wanda Assyura: remaja masjid harus diberi ruang untuk berkreasi.

Internasional

Beda dengan Wapres AS, Trump Sebut Konflik Melawan Iran sebagai Perang

badge-check


 Beda dengan Wapres AS, Trump Sebut Konflik Melawan Iran sebagai Perang Perbesar

Askaranews.com. Washington-Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tampaknya berbeda pandangan dengan wakilnya, JD Vance, soal konflik dengan Iran. Trump menyebut konflik tersebut sebagai perang, sementara Vance sebaliknya.

Vance pada Kamis (4/9/2026) mengatakan, situasi di sekitar Iran bukan perang karena tidak ada aksi militer aktif. Serangan yang terjadi pun, seperti pada 30 Agustus dan 2 September pun bersifat sporadis, bukan berkelanjutan.

Namun Trump punya pandangan lain dengan menegaskan AS masih terlibat perang aktif melawan Iran.

Dia lalu menyalahkan Partai Demokrat yang menginginkan perang disudahi sebelum waktunya.

“Kaum kiri radikal gila, Demokrat, dan komunis lebih memilih kita kalah dalam perang di Iran, ketimbang Presiden Donald J Trump memenangkan perang,” tulis Trump, di akun Truth Social.

Militer AS pada Rabu lalu melancarkan serangkaian serangan besar-besaran terbaru terhadap beberapa target Iran di Selat Hormuz.

Komando Pusat (Centcom) AS menyatakan, serangan tersebut menargetkan fasilitas Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), termasuk sistem pertahanan udara, stasiun radar, aset angkatan laut, dan fasilitas komunikasi. Namun salah satu serangan menargetkan sebuah rumah yang menggelar pesta pernikahan.

Iran membalas dengan menyerang pangkalan-pangkalan militer AS di beberapa negara Timur Tengah, yakni Yordania, Bahrain, Kuwait, Uni Emirat Arab, dan Irak. (Red)

Baca Lainnya

Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Berkomitmen

11 September 2026 - 09:42 WIB

Wako Lis Turun Salurkan Bantuan CPPD, Data Penerima Akan Diperbarui

10 September 2026 - 14:16 WIB

Gubernur Ansar Lantik Pejabat Eselon II dan III, Tekankan Integritas dan Kompetensi

10 September 2026 - 07:42 WIB

Batam Peduli Layanan Publik dan Keterbukaan Informasi, Amsakar Terima Penghargaan

10 September 2026 - 02:01 WIB

Pemprov Kepri dan DPRD Tandatangani Nota Kesepakatan Perubahan KUA-PPAS APBD 2026

8 September 2026 - 18:24 WIB

Trending di Kepri