Generasi Merdeka Hadir di Tengah Warga Cilegon,Erupsi Anak Gunung Krakatau Bagikan Masker dan Nasi Kotak, Hadir Jumat Berkah Musancab PKB Brebes: Meneguhkan Kemenangan Politik Tahun 2029 HIMASAL Brebes dalam Tarikan Nafas Khidmat Masyayekh Lirboyo Mengenal Prof Dr Suwendi Sang Pejuang Pendidikan Keagamaan di Nusantara. Buka Mubes PK NTT Batam, Amsakar Tekankan Keberagaman Harus Jadi Kekuatan Komisaris PT Pertamina Arun Gas (PAG) Dukung PKRM PRIMA DMI Langsa 2026. Wanda Assyura: remaja masjid harus diberi ruang untuk berkreasi.

Nasional

PB PII Dukung DPR RI Kawal Masa Depan Guru PPPK

badge-check


 PB PII Dukung DPR RI Kawal Masa Depan Guru PPPK Perbesar

Askaranews.com. Jakarta-Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB PII) dibawah kepemimpinan Amsal Alfian menyatakan dukungan penuh terhadap komitmen DPR RI dalam mengawal kepastian status dan masa depan guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Ketua Bidang PMP PB PII Risko Hardi mengatakan, perhatian DPR terhadap persoalan guru PPPK merupakan langkah penting dalam memperkuat masa depan pendidikan nasional. Dukungan itu, kata dia, terutama ditujukan kepada Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dan Cucun Ahmad Syamsurijal yang mendorong koordinasi dengan pemerintah terkait penataan status guru PPPK.

Menurut Risko, kepastian status dan jenjang karier guru perlu menjadi perhatian serius negara. Sebab, guru memiliki peran penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan mempersiapkan generasi masa depan bangsa Indonesia.

“Pendidikan merupakan bagian terpenting dalam membangun suatu bangsa sebagaimana amanat Undang-Undang Dasar 1945. Oleh karena itu, negara harus memberikan kepastian status dan jenjang karier yang jelas bagi para guru,” ujar Risko dalam keterangannya, Sabtu (22/8/2026) Menteng Raya 58 Jakarta Pusat.

PB PII juga mendukung adanya kesempatan bagi PPPK paruh waktu untuk menjadi PPPK penuh waktu sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku. Selain itu, organisasi tersebut mendorong terbukanya ruang bagi guru PPPK untuk mengikuti seleksi pegawai negeri sipil.

Risko menilai, kebijakan terkait guru tidak hanya menyangkut persoalan administrasi dan status kepegawaian. Lebih dari itu, kepastian bagi guru merupakan bagian dari upaya membangun sistem pendidikan yang berkelanjutan.

Dukungan terhadap guru PPPK tersebut, menurut dia, juga sejalan dengan tujuan perjuangan Pelajar Islam Indonesia, yakni “Kesempurnaan Pendidikan dan Kebudayaan yang Sesuai dengan Islam bagi Segenap Rakyat Indonesia dan Umat Manusia.”

Dalam momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PB PII memandang pemberian kepastian bagi para guru sebagai bagian dari upaya mengisi kemerdekaan melalui pembangunan sumber daya manusia.

“PB PII mendukung DPR RI untuk terus mengawal aspirasi dan masa depan guru PPPK. Pendidikan yang kuat harus dimulai dari kepastian bagi para guru,” kata Risko.

PB PII berharap koordinasi antara DPR dan pemerintah dapat menghasilkan langkah konkret untuk memberikan kepastian status dan masa depan yang lebih baik bagi guru PPPK di Indonesia.

Baca Lainnya

Sekolah Owner: Strategi Pengusaha Muda Tatap Peluang Ekonomi Global

12 September 2026 - 02:58 WIB

PII Wati Rayakan Hari Lahir ke-62, Melisa: Tumbuh Berdaya, Merawat Diri, Menginspirasi Negeri

11 September 2026 - 10:44 WIB

PII Wati Luncurkan Rumah Aman Sahabat, Hadirkan Ruang Perlindungan bagi Perempuan dan Anak

11 September 2026 - 09:55 WIB

Rapimnas PII 2026 Digelar di Jakarta, Amsal Tegaskan Penguatan Pendidikan dan Kewirausahaan Pelajar

11 September 2026 - 09:51 WIB

Mardiono Ucapkan Selamat HUT Demokrat ke-25: Bergandeng Tangan Menuju Indonesia Makmur

10 September 2026 - 08:32 WIB

Trending di Nasional