Menu

Mode Gelap
Amsakar-Li Claudia Apresiasi Sinergi PLN Batam dan Altiva, Perkuat Ekosistem Data Center di Batam Tingkatkan Layanan Publik, Amsakar Resmikan Gedung Arsip dan Musala PN Batam Firmansyah: Budaya Baca Jadi Fondasi Membangun SDM Unggul dan Batam Madani Batam Jajaki Kerja Sama Pendidikan dengan Korea Selatan, Siapkan SDM Berdaya Saing Global Amsakar-Li Claudia Gesa OPD Percepat Realisasi 15 Program Prioritas Pemko Batam Perkuat Perencanaan Penanggulangan Bencana

Nasional

Harlah ke-62 PII Wati, Melisa: Tumbuh Berdaya, Merawat Diri, Menginspirasi Negeri

badge-check


 Harlah ke-62 PII Wati, Melisa: Tumbuh Berdaya, Merawat Diri, Menginspirasi Negeri Perbesar

Lantaknews.com. Jakarta-Korps PII Wati akan memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-62 pada 31 Juli 2026 dengan mengusung tema : “Tumbuh Berdaya, Merawat Diri, Menginspirasi Negeri.” Momentum tersebut menjadi refleksi atas perjalanan panjang PII Wati dalam membangun kader perempuan yang berilmu, berakhlak, berdaya, serta berkontribusi bagi masyarakat dan bangsa. 26 Juli 2026

Ketua Koordinator Pusat Korps PII Wati, *Melisa*, dalam keterangan resminya, Ahad (26/7/2026), mengatakan bahwa usia 62 tahun bukan sekadar angka, melainkan menyimpan sejarah panjang perjuangan, pengabdian, dan keteguhan PII Wati dalam dakwah, pendidikan, serta kemajuan bangsa.

“Enam puluh dua tahun bukanlah sekadar angka. Di balik usia ini tersimpan sejarah panjang tentang perjuangan, pengabdian, dan keteguhan PII Wati yang telah mengabdikan diri untuk dakwah, pendidikan, dan kemajuan bangsa,” ujar Melisa.

Menurutnya, dari generasi ke generasi, PII Wati telah melahirkan kader-kader perempuan yang tidak hanya memiliki kecerdasan intelektual, tetapi juga kokoh dalam akhlak, teguh dalam prinsip, dan tulus dalam pengabdian.

Melisa menegaskan, tema *“Tumbuh Berdaya, Merawat Diri, Menginspirasi Negeri”* bukan sekadar slogan, tetapi harus menjadi arah perjuangan seluruh kader PII Wati.

Perempuan PII Harus Terus Tumbuh dan Berdaya

Melisa menjelaskan, semangat tumbuh berdaya menuntut perempuan untuk terus belajar, meningkatkan kapasitas, serta berani mengambil peran dalam menghadapi perubahan zaman.

Di tengah derasnya digitalisasi, perkembangan teknologi, dan kemunculan kecerdasan buatan, perempuan PII dituntut mampu beradaptasi, berinovasi, dan menghadirkan kepemimpinan yang memberikan manfaat.

“Berdaya bukan berarti meninggalkan kodrat, tetapi mengoptimalkan setiap potensi yang Allah titipkan untuk kemaslahatan umat dan bangsa,” katanya.

Namun, menurut Melisa, kemampuan memberdayakan orang lain harus diawali dengan kemampuan merawat diri. Hal tersebut mencakup kesehatan fisik dan mental, penguatan spiritualitas, peningkatan kapasitas keilmuan, serta penjagaan akhlak dan integritas.

“Perempuan yang kuat bukanlah mereka yang tidak pernah lelah, melainkan mereka yang mampu bangkit setiap kali menghadapi ujian dan tetap istiqamah dalam perjuangan,” tuturnya.

Makna Logo Harlah ke-62 PII Wati

Melisa juga menjelaskan bahwa logo Harlah PII Wati ke-62 memiliki pesan filosofis yang merepresentasikan perjalanan dan nilai perjuangan organisasi.

Angka *62* melambangkan perjalanan PII Wati yang terus tumbuh dan tetap relevan. Monas merepresentasikan komitmen kebangsaan dan persatuan. Sementara *teratai* menjadi simbol keteguhan perempuan untuk tetap tumbuh dan memberikan keindahan di tengah berbagai tantangan.

Adapun *gelombang biru* menggambarkan kelembutan yang berpadu dengan keteguhan, sedangkan *bintang* menjadi simbol harapan dan cahaya yang menerangi perjalanan perjuangan.

“Keseluruhan makna tersebut menegaskan bahwa PII Wati adalah pribadi yang terus bertumbuh, menjaga jati diri, dan menghadirkan manfaat bagi lingkungan sekitarnya,” ujar Melisa.

PII Wati Diminta Hadir sebagai Bagian dari Solusi

Lebih lanjut, Melisa menilai perempuan saat ini menghadapi berbagai tantangan yang semakin kompleks, mulai dari kekerasan terhadap perempuan dan anak, persoalan moral generasi muda, isu kesehatan mental, hingga perkembangan teknologi yang berlangsung lebih cepat dibandingkan kesiapan karakter manusia.

Dalam situasi tersebut, ia menegaskan bahwa PII Wati memiliki tanggung jawab untuk hadir sebagai bagian dari solusi.

“Kita harus menjadi perempuan yang mampu mengedukasi, mendampingi, menguatkan, dan menginspirasi. Menginspirasi bukan hanya melalui kata-kata, tetapi melalui keteladanan, karya nyata, dan keberanian untuk terus memberi manfaat,” tegasnya.

Ia mengatakan, perubahan besar selalu dimulai dari langkah-langkah kecil yang dilakukan dengan penuh keikhlasan.

Karena itu, momentum Hari Lahir PII Wati ke-62 pada 31 Juli 2026 diharapkan menjadi titik tolak untuk memperkuat kaderisasi, mempererat ukhuwah, memperluas kolaborasi, dan melahirkan lebih banyak karya yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“PII Wati bukan hanya badan otonom organisasi yang memiliki sejarah panjang, tetapi juga badan otonom organisasi yang terus melahirkan perempuan-perempuan berintegritas, berilmu, berdaya saing, serta berkontribusi nyata dalam membangun Indonesia yang lebih baik,” ungkapnya.

Perbarui Niat, Teguhkan Perjuangan

Mengakhiri keterangannya, Melisa mengajak seluruh keluarga besar PII Wati di Indonesia menjadikan 31 Juli 2026, Hari Lahir PII Wati ke-62, sebagai momentum untuk memperbarui niat, memperkuat komitmen, dan meneguhkan langkah perjuangan.

Ia mengajak seluruh kader untuk terus bertumbuh dalam ilmu dan iman, berdaya melalui karya dan pengabdian, merawat diri dengan akhlak dan ketakwaan, serta menginspirasi negeri melalui keteladanan dan kontribusi nyata.

“Dirgahayu PII Wati ke-62. Mari terus tumbuh berdaya, merawat diri, dan menginspirasi negeri.” (Red)

Baca Lainnya

Heboh, Kejaksaan Agung Hentikan Pengumpulan Data MBG, Kenapa?

14 Juli 2026 - 05:59 WIB

Panglima TNI Terima Kunjungan Silaturahmi Kapolri, Pererat Solidaritas TNI-Polri

13 Juli 2026 - 21:13 WIB

Kenapa Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Kasus Cuci Uang, Ini Penyebabnya

13 Juli 2026 - 19:40 WIB

Perwakilan Putra-Putri Terbaik Kepri Siap Harumkan Daerah di Paskibraka Nasional 2026

13 Juli 2026 - 07:19 WIB

PB PII Dukung Kortastipidkor Polri Usut Tuntas Tiga Dugaan Kasus Korupsi

13 Juli 2026 - 03:34 WIB

Trending di Nasional